Sabtu, 18 Agustus 2012

  Kumpulan Puisi karya Ilham Malayu, File pindahan dr MP. Agustus 2005


SPRING ON THE CALENDAR AUTUMN IN MY HEART
Atau
Hanya Bayang-Bayang

SETELAH PENJARA

Apa yang tersisa seteah hujan reda?
Setelah pelangi menipis dan sirna?
Setelah nafsu melampaui puncaknya?
Setelah amarah reda?
Setelah revolusi rakyat berakhir?
Setelah es batu mencair?
Setelah gempa bumi?
Setelah sengsara mampir dan pergi lagi?
Setelah tiupan angin topan yang ganas berlalu?
Setelah siaran berita di TV dan radio?
Setelah burung-burung pagi berhenti berkicau?
Setelah fikiran melewati
Gurun frustasi?
Setelah luka menjadi kebal?
Setelah terobeknya sukma?
Setelah penjara?
Setelah terlalu lama di penjara?
Setelah hidup sengsara di penjara?
Setelah kebingungan dalam penantian di penjara?
Setelah mengenal sabar dan menahan segala nafsu di penjara?
Setelah  mimpi-mimpi menjadi keringat dingin di  penjara?
Setelah penjara?
Setelah di penjara?
Setelah penjara?


IN YOUR EYES I SEE LOVE

In your eyes I see my eyes
Between your finger I se mine
In your eyes I see my eyes
A crystal glass of wine

On high mountains I see faces
On great lake I see mist
On high mountain I see faces
Meditation with bliss

In your soul I see my soul
A thousand nights with trilions of star
In your soul I see my soul
Deam forms without scars

In the night I always yearn
I always long for the sunrise
In the night I always yearn
Succumbing to little white lies

In yours eyes I see my eyes
Between your lips I feel mine
In your eyes I see my eyes
Honey sweet with thyme..


I WANT YOU

In the darkness I see light
In light, I’m alone
Alone I feel sad
In sadness I feel lonely
This kind of loneliness I don’t like
What I like I don’t have
What I’ve had I don’t like
In what I have I don’t see
Where you are I don’t know
In what I know people don’t see
In what they see I see illusion
What I want is very simple
Truth & nothing but the truth
I doubt you
I am still in doubt
As there should be only
One in million, in this distracting sea of life,
To be met, to be found & to be loved forever

In doubt,
In this emptiness of solitude,
I want you


ATAUKAH HANYA BAYANG-BAYANG

Rindu
Rindu kepada air yang berkerikil
Yang jernih
Yang mengalir cetek di punggung gunung tinggi
Di puncak pangrango aku memandang mata
Tangan menyentuh tangan
Sekarang,
Teriakanku terdengar di telinga-telinga
Menggetar
Aku terdiam
Senyap, hanya mata yang masih memandang
Ke depan
Ke kaki langit yang kembali menerang
Engkaukah yang sedang menunggu di sana
Ataukah hanya bayang-bayang?


JANJI

Ingat padaku
Bila mata berair
Ingat padaku
Bila salju di luar mencair
Di lembah musimku ini
Aku masih tetap menunggu
Tetap berharap
Tetap menengok ke belakang
Walau sampai nanti
Sampai fajar berhenti menyingsing
Aku akan kembali menunggumu
Di sana
Di seberang sunyi....

OVER THE GRASS LAND OF TIME

.....................

In my prayers
I also pray to pass away in peace
To fly over the grassland of time, in peace
Lovingly I hove
You would drop a tear
Of remembrance....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...