Rabu, 04 September 2013

Jalan-Jalan ke Marina Bay, Singapura

Dari Ki-Ka ArtScience Museum, Singapore Flyer, Marina Bay Sands (dokpri)
Hari ketiga di Singapura, 09 Agustus 2013 Saya, Suami dan Chila mengunjungi Marina Bay (Teluk Marina), sebuah kawasan wisata terpadu yang di dalamnya terdapat beberapa objek wisata terkenal yang dapat dikunjungi sekaligus hanya dengan berjalan kaki mengitari kawasan teluk.

Objek yang seringkali  dijadikan land mark Singapura seperti Esplanade Theatre, Patung Merlion dan Bianglala terbesar di dunia Singapore Flyer, semuanya ada di sini dan tampak jelas dari berbagai sisi.

Kini di kawasan ini telah berdiri pula dengan megahnya tidak tanggung-tanggung 3 tower sekaligus .Tower-tower itu diberi nama Marina Bay Sands. Yang dijadikan pusat hiburan terpadu yang dikembangkan oleh Las Vegas Sands. Perusahaan Resort dan Kasino dari Nevada, Amerika Serikat yang ternyata memenangkan lelang untuk pembangunan kawasan terpadu ini. Mungkin karena itulah diberi nama Marina Bay Sands.

Patung Merlion dan Esplanade Theatre
Marina Bay Sands memiliki tiga tower dengan 2.561 kamar hotel, satu musium (ArtScience), 2 teater, 7 restoran, Pusat belanja termewah (The Shoppes), kasino yang sangat luas, Taman langit (Sky Park), Kolam renang tanpa batas (infinity edge) sepanjang 150 meter yang menggantung di atas ketiga tower, juga ruang pameran dan  pertemuan seluas 120.000 meter persegi.(Berbagai sumber) 

Jalan Menuju Marina Bay Sands
Saat keluar dari Stasiun MRT Marina Bay, ternyata begitu banyak orang yang menuju ke arah yang sama dengan kami. Syukurlah akhirnya tidak perlu susah-susah mencari atau menanyakan jalan lagi.

Setiba di Marina Bay-nya (tepat berhadapan dengan teluk) Banyak polisi berjaga di sana sini. Lautan manusia dengan berbagai warna kulit dan bahasa bak ditumpahkan saja dari langit sana.

Di lapangan hijau diantara gedung-gedung pencakar langit, ribuan orang dengan kostum merah telah ramai dan duduk rapi menggelar acaranya sendiri. Suami yang kebetulan berkaos merah pun tak ketinggalan narsis minta di foto.Mungkin merasa senang ternyata dress code hari itu kebetulan sama :D


Diantara Pengunjung yang Berdesakan
Kami memilih untuk duduk di salah satu sisi pagar yang mengitari teluk seperti yang dilakukan sebagian orang-orang. Bedanya mereka telah siap dengan berbagai perlengkapan. Duduk beralaskan matras, membawa payung, perbekalan makanan dan tak lupa kamera DSLR dengan tripod yang telah ditegakkan. Sedangkan kami modal lesehan sendal saja hehe namanya darurat. Nggak tau kalau ternyata seriweuh ini.
Bersama sebagian yang Merayakan National Day





Duduk sambil memperhatikan sekian ribu orang yang lalu lalang ujung-ujungnya malah membuat saya mual. Namun sejenak ada keasyikan tersendiri saat memperhatikan mereka yang lewat  itu. Terkadang saya bertasbih menyebut Asma Allah. Subhanallah, saya menyaksikan orang-orang dari berbagai ras dan bangsa berkumpul sekaligus di tempat ini. Ada yang berkulit putih, merah, kuning langsat, coklat, sawo matang, hitam, agak hitam hingga benar-benar hitam legam. Tentu dengan ciri-ciri khas genetik lain yang melekat pada mereka. Seperti berambut pirang, bermata sipit, bergigi putih, bermata hijau, biru dan sebagainya. Ini membuat saya bersyukur bahwa saya memiliki fisik yang tidak terlalu mencolok. Hitam tidak putih juga tidak. Tinggi tidak pendek sih iya. hehe.. pokoknya saya tetap bersyukur atas apa yang saya terima dari sisi Allah SWT.

Ternyata hari itu adalah Hari Kemerdekaan Singapura. Beuuh pantesan bendera berkibar dimana-mana.  Dan selang setengah jam kami berputar-putar, upacara peringatan National Day dimulai. Upacara ini dihadiri oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong dan jajaran kabinetnya. Dimeriahkan juga oleh berbagai atraksi dan parade show dari para tentara. Namun sayang kami berada di posisi sebrang teluk sehingga pemandangan ke arah lokasi acara terbilang jauh. Mendekat pun sia-sia karena begitu berjubelnya dengan lautan manusia.


Iring-iringan Helikopter Membawa Bendera Singapura

Karena di tempat kami duduk mulai sesak dengan lalu lalang, kami berjalan mendekat ke arah gedung informasi. Tiba-tiba di langit terlihat iring-ringan helikopter yang membawa bendera Singapura.
Mengantri di Toilet Portable :D

Sesaat setelah helikopter menghilang, deru pesawat tempur yang sedang melakukan manuver muncul di tengah-tengah langit Marina Bay. Pengunjung seketika bertepuk tangan. Sebagian  lagi menutup telinga karena suaranya yang sangat memekakkan telinga.


Kami memilih putar balik mengelilingi Teluk Marina berlawanan arah jarum jam. Kemudian bertanya-tanya kepada orang-orang dan security tentang arah jalan ke Garden by the Bay. Taman Buatan yang di dalamnya terdapat SuperTree, pohon lampu yang bisa berubah warna-warni dan tampak semakin indah jika malam tiba. 

Ternyata jalan tercepat adalah dengan memasuki Marina Bay Sands, menaiki eskalator dengan melewati ruang kasino dan restoran, kemudian melintasi Galeri yang menjual barang-barang mewah merk terkenal yang waaah.... lalu kami tiba di jembatan penyebrangan yang melintasi jalan raya. Dan sampailah di Garden by the Bay.

View Marina Bay Sands dari Garden by the Bay (dokpri)
Seperti apa sih dalam-dalamannya Marina Bay Sands itu? Wuiiih....kereen! bikin geleng-geleng kepala. Suatu hari pengen banget nginep di hotel ini tapi jangan sampai deh aku yang mengeluarkan uang sendiri. Harus ada yang bayarin atau ada teman atau bos yang nraktir haha. Tiketnya itu loh paling murah sekitar 1,3 juta rupiah per malam. Mendadak bikin kempes dompet deh.  *Hihi otak emak-emak banget :D

Jangan Lupa baca cerita sebelumnya:
Jalan-Jalan ke Jurong Bird Park Singapura



10 komentar:

  1. Mupeng sama hotel mahal itu, akhirnya ngelongok dr garden by the bay aja, hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi sama Kakaaak apalagi dengan kolam renangnya. Kapan ada Ancol Bay Sands atau Batam Bay Sands biar keren kayak gini ya ;)

      Hapus
  2. wuiiih kereeen.. kapaaan bisa ke luar negeri? :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Ley ke luar negeri murah kok tinggal modal keinginan dan passport doang!

      Hapus
  3. keren banget yaaa....pengen maen :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo mau ikut nggak Mbak Han bareng saya? Bulan dpn mo ngantar sepupu-sepupu main ke sana lagi.

      Hapus
  4. Asyiknya orang Batam, ke SIngapura tinggal "melangkah" ya :)
    Alhamdulillah saya sempagt ke Singapura waktu masih tinggal di Pekanbaru, nyeberang dari BAtam. Sayang kita belum kenalan ya. Eh itu tahun 2000, sudah di BAtamkah? :)

    BalasHapus
  5. eitss.. si chilla... udah backpacking ke singapore aja niih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Daripada ke Bandung tiketnya lebih mahal Dee. Pas lebaran kan sekitar 1Jutaan buat satu orang, laaah ke sini 1 juta cukup 3 orang. Hehe #BudgetTraveling ini mah namanya :D

      Hapus
    2. Gantian kemaren kami sekeluarga yang mudik ke Bandung, teh... :D
      Si Lala seneng banget di Lembang... Adeeemm euy..
      Lumayan dapet tiket promo Singapur-Surabaya 2juta PP buat bertiga...

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...