Kamis, 12 September 2013

Menikmati Kerlap-Kerlip Pohon Lampu di Garden By The Bay

View dari jembatan penyebrangan antara Marina Bay Sands menuju Garden by the Bay
Menjelang malam, setelah menikmati suasana riuh di Teluk Marina (Marina Bay) kami mengunjungi Garden by The Bay yang letaknya tak jauh dari lokasi tersebut. Taman yang baru dibangun dengan luas sekitar 101 hektar ini tak pelak mengundang rasa penasaran saya untuk mampir. Sebagai pendaki gunung, pecinta hutan, penyayang tanaman (halaaah...) juga penikmat suasana hijau, maka tempat ini adalah salah satu tempat yang  wajib saya kunjungi.

Taman ini terdiri atas tiga kebun yang terletak di tepi teluk. Bay South, Bay East, yang dihubungkan oleh Bay Central. Di Bay South — taman pinggir teluk terbesar terdapat pohon lampu yang disebut Supertree yang futuristis. Ini bukan pohon biasa namun kebun vertikal dengan 16 lantai yang membuat lanskap terasa lebih mengejutkan dan nyata. Dari satu Supertree ke lainnya dihubungkan oleh jembatan gantung. Di puncak supertree tertinggi terdapat bar untuk menikmati pemandangan seluruh taman dari atas. Supertree ini bukan sekadar hiasan estetis; konstruksi ini juga berfungsi menampung air hujan, menghasilkan tenaga surya, dan menjadi saluran irigasi untuk konservatori taman tersebut.[1]

View ke Garden by the Bay dari Jembatan Penyebrangan
Conservatories, yang memiliki konsep Cloud Forest dan Flower Dome, adalah salah satu fitur unggulan lainnya, yaitu tempat berteduh dari terik matahari tropis. Flower Dome meniru iklim dingin-kering Mediterania dan kawasan sub-tropis semi arid seperti di Afrika Selatan, dan beberapa bagian Eropa seperti Spanyol dan Italia. Cloud Forest mengadaptasi iklim dingin berembun yang ditemukan di kawasan Tropis Montane pada ketinggian antara 1.000 sampai 3.500 meter dari permukaan laut, seperti Gunung Kinabalu di Sabah, Malaysia, dan dataran tinggi di Amerika Selatan.[1]


Bay East adalah kombinasi unik paviliun-paviliun nan cantik, dataran yang subur, pohon kelapa dan berbagai jenis bunga, sempurna sebagai tujuan jalan-jalan di sore hari atau berpiknik bersama keluarga dan teman-teman. Bay East juga menawarkan pemandangan yang luar biasa dari gedung-gedung pencakar langit di kawasan finansial Marina Bay di sepanjang pinggir teluk sejauh dua kilometer.

Sayang karena waktunya malam kami hanya bisa berkunjung ke Supertree saja. Dengan menembus tower Marina Bay Sands, menaiki eskalator melewati Casino, melewati galery dengan pajangan tas dan jam tangan dari berbagai merk terkenal yang harganya bikin mata melotot,  kami terus berjalan untuk mendapatkan akses ke Garden by the Bay. Setelah tanya sana-sini terutama kepada security dan polisi-polisi yang berjaga di sekitar Marina Bay Sands, tibalah kami di belakang tower. Dan Oh My God ini dia penampakan Supertreenya. Keren dan romantis banget. Duh nongkrong di sini memang adem rasanya. Apalagi buat yang pacaran, gak bakalan mau pulang deh.

SuperTree di Garden by the Bay
Tepat di sekitar SuperTree berada, terdapat Resoran Texas Fried Chicken (TFC) yang harganya lumayan murah. Kami sempat bengong ternyata harganya gak jauh beda ya sama di Indonesia. Kirain karena ia berada di tempat wisata seperti ini harga ayamnya akan melejit naik.  malah justru lebih mahal sewaktu di rumah makan biasa di kawasan Jurong Birdk Park. Nugget beberapa potong saja dihargai hampir 12 dollar. Sedangkan di TFC masih ada yang harganya 3 dollar.

Yang lucu sih sudah susah-susah ngomong bahasa Inggris eh pelayannya tiba-tiba bilang gini "mau pesan apa mbak?" Halah dari tadi kek. Rupanya si mbak pelayannya orang Jawa :D

Hampir satu jam kami nongkrong di SuperTree. Mau explore lebih jauh kayaknya Chila dah kecapekan. Kasihan udah suntuk. Hampir setiap kami menjepretkan kamera Chila ngambek-ngambek terus minta kembali ke hostel. Untung aja gak inta pulang ke Batam, bisa berabe deh.

Melihat dan menyaksikan Garden by The Bay ini saja saya jadi iri. Sangat-sangat iri dengan pembangunan yang terus dipacu Singapura. Di sana pemerintah dan swasta benar-benar bekerja sama dalam pembangunan yang terencana. Visinya jauh berpuluh-piluh tahun ke depan. sehingga dengan sumber daya terbatas uang masih terus mengalir ke sana.



View ke arah Bianglala terbesar, Singapore Flyer

View Marina Bay Sands dari Garden by the Bay

Ini Saya sama Chila

Pintu Masuk ke Supertree


[1]  http://www.yoursingapore.com/content/traveller/id/browse/see-and-do/nature-and-wildlife/stroll-among-trees/gardens-by-the-bay.html

13 komentar:

  1. uwah,keren bangetttt.....seru ya mbk :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya niat banget pemerintah Sing buat bikin yang beginian ya. Tapi gak sia2 ternyata memang keren jadinya.

      Hapus
  2. lebih keren kalo malem ya teh....
    kemaren sempat lewat sana waktu siang, keliatannya biasa aja....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Dee makanya sengaja kami malam ke sininya kalau siang emang biasa aja.

      Hapus
  3. cakep banget mb.. Boleh tuh catatan travellingnya dikumpulin jd buku. Ayo, mbaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Lel makasih, belum pede sayanya :D nulis aja masih acak-acakan.

      Hapus
  4. Supertree-nya keren banget ya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak Rien, gak bosan-bosan buat fotoan.

      Hapus
  5. Kapan ya bisa jalan - jalan ke sana.

    Mbk Lina, cerita travelingnya di kumpulin saja, saya do'akan cepet jadi buku.

    Semoga sukses, salam persahabatan dari Jember.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Mas Imam. Mudah-mudahan bisa membukukannya, Tapi perjalanan saya belum seberapa jadi kurang PD.

      Hapus
  6. Bello lugar y preciosas las fotografías.
    Saludos desde Sevilla.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gracias por visitar mi blog. Sevilla es una ciudad que quiero visitar

      Hapus
  7. Thanks very nice blog!

    Feel freee to surf to my web site: poulet doux video

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...