Jumat, 29 Mei 2015

Sasaku, Pusat Belanja Oleh-Oleh Khas Lombok

Toko Oleh-Oleh Khas Lombok Sasaku. Photo by: Marita
Teman-teman mungkin sudah sering atau setidaknya  pernah sekali saja main ke Lombok kaan? Nah rasanya nggak seru kalau jalan-jalan ke Lombok tapi nggak bawa pulang oleh-oleh khas Pulau Lombok. Iya nggak? Ya iya dong.

Biasanya kalau pulang kembali ke kota asal maka  saudara, teman kerja, dan tetangga suka banget nanyain oleh-oleh. Dilema sebenarnya. Antara beli oleh-oleh atau enggak. Penyebabnya bisa banyak faktor. Terutama masalah keuangan, over bagasi, dan ini nih yang sering kesebut, nggak mau ribet. Apalagi kudu jinjing-jinjing kanan-kiri karena ransel dan koper sudah nggak muat lagi. Pyuuuh males banget kan!

Mereka nggak tahu kondisi kita saat jalan-jalan. Orang selalu mengira kita banyak uang dan bisa beli oleh-oleh segudang. Padahal para pejalan itu nggak selalu bawa uang banyak. Malah seringnya pas-pasan bahkan cekak. Hihi…nunjuk diri sendiri. Namun pasti ada sebagian yang nggak tegaan dan merasa tidak nyaman kalau pulang tanpa bawa oleh-oleh. Saya salah satunya. Paling nggak enak banget kalau bawa oleh-oleh sedikit dibagikan cuma untuk teman satu department di tempat kerja. Dikasihkan beberapa orang saja sudah habis sementara teman-teman dari department lain ramai menanyakan oleh-oleh. Kadang suka menghindar dan dalam beberapa hari tidak mengunjungi ruangan department lain kalau sudah begini kasusnya. Qiqiqi.

Wiiih malah curhat. Tadi kan saya ngomongin oleh-oleh khas Lombok. Kenapa jadi curcol begini ya? Maafkan.

#KembaliKeLaptoooop!

Nah menurut versi saya seharusnya oleh-oleh yang ideal itu yang pasti murah tapi nggak murahan. Mudah dibawa, ringan dijinjing, muat diselip-selipin di tas dan ransel atau koper, tahan lama, awet, tidak mudah rusak, dan yang pasti khas dan ada tulisan made in mana-mananya. Terutama made in daerah yang kita kunjungi.
 
Souvenir Sasaku. Photo by: Marita
Apa saja sih yang khas dari Pulau Lombok itu? Semua pasti bilang ayam Taliwang. Iya. Nggak salah kok. Tapi Lombok bukan hanya ayam taliwang atau plecing kangkung saja. Masih banyak  hal lain yang menjadi khas Lombok. Tidak saja kuliner tapi cendera mata dan fashion. Seperti yang saya temui saat berburu oleh-oleh di Sasaku. Sebuah toko yang menjual berbagai benda souvenir dan oleh-oleh khas Lombok.

Secara segmentasi, Sasaku mengambil tema fashion yakni kaos sebagai produk utamanya. Namun saat tiba di tokonya, saya dibuat terbengong-bengong dengan berbagai macam benda yang dijual di sana. Begitu beraneka ragam dan variatif. Mulai dari kain pantai, batik, tas, dompet etnik, kerajinan tangan, ukiran, makanan ringandan lainnya. Saat diperiksa pada setiap kemasan dan bungkusannya semua mempunyai label buatan Lombok. Waaah senangnya.

Ketika berjalan berkeliling di toko yang luas, bersih dan nyaman ini saya dan teman saya, Marita dibuat kalap dengan seluruh benda-benda yang dijual di sana. Semua menarik mata dan yang pasti menarik uang saya untuk keluar dompet. Haha. Rasanya semua ingin saya beli dan bawa pulang. Apa daya takut over bagasi dan tentu saja kembali ke permasalahan pertama. Dompet sudah menipis. Namun lagi-lagi melirik dompet etnik, duuuh kok ya menarik dan unik-unik banget. Whaa...galau.

Saat melihat-lihat harga yang tertera pada label beberapa barang jualan, saya dibuat terkejut. Harga oleh-oleh setiap pack-nya masih terbilang murah. Padahal jika dilihat dari kemasan begitu menarik dan elegan. Waaah….saya bisa ngeborong nih kalau begini caranya. Salut untuk Mas Heru sebagai owner dari Sasaku yang terus mengembangkan usahanya dengan cara yang briliant.
  
Dan bagi pelaku-pelaku usaha produk oleh-oleh lainnya, yang menjadi hal penting sekarang adalah bagaimana memoles dan memberi brand pada produk-produk khas tersebut. Karena siapa pun akan senang dan bangga jika benda yang dibelinya ternyata merupakan produk khas yang hanya dapat dibeli di tempat dimana ia kunjungi.

Nah saat belanja oleh-oleh pastikan beberapa kriteria oleh-oleh ideal yang saya sebutkan di atas termasuk salah satunya. Selamat bersenang-senang di Lombok dan bawa pulang oleh-oleh yang banyak supaya tidak menyesal :D

Sasaku
Jalan TGH Lopan,
Kompleks Pertokoan Dasan Cermen No 31-32

Lombok Nusa Tenggara Barat

15 komentar:

  1. Dompet etnik Lombok INI khas banger ya, garis garisnya ITU, sama DG tasnya, bergaya etnis. Ditunggu cerita pantai kecenya :)))))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha...saya malah bingung mau nulis apalagi setelah ini. Iya ya yang pantai belum ada kebahas. Thanks idenya mbak.

      Hapus
  2. dengan adanya label buatan lombok, pasti yang dikasih senang sekali, ya Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Berasa banget oleh-oleh Lomboknya :)

      Hapus
  3. pas ke lombok gak sempet beli dompet , padahal bagusbagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Neng, motifnya itu loh keren-keren banget

      Hapus
  4. aaakkk..dompet etniknya bikin ngencees mbaa..mau...suka deh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Mbak, Aku lihatnya aja galau :D

      Hapus
  5. Aaak...dompet etniknya unyuu..waktu ke Lombok ngga beli dompet huhuhu...

    BalasHapus
  6. Balasan
    1. Iya Kang, wajib bagi para wanita :D

      Hapus
  7. pernah dapat oleh-oleh dompet ini dari temen.. awettt... hehehhee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duh beruntung banget mbak dapat oleh-oleh dompet etnik :)

      Hapus
  8. souvenirnya asyik bangeeet..Keren deh..terutama kain tenunnya. Aku suka bangeet :)

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...