Selasa, 22 September 2015

Menikmati Berbagai Menu Sarapan Lezat di Vine Restaurant Yogyakarta

Vine Restaurant
Dengan didukung oleh chef ahli yang berpengalaman, Vine Restaurant menyajikan berbagai hidangan tradisional, nasional, dan juga internasional seperti masakan Eropa, Jepang, dan Tiongkok. Selain itu para chef di restoran ini juga melayani menu lainnya sesuai pesanan tamu/pengunjung.

Vine Restaurant terletak di lantai satu Hotel Gallery Prawirotaman Yogyakarta. Dari lobby hotel lurus hingga mencapai pintu menuju kolam renang. Setelah itu belok kiri. Restorannya berada tepat menghadap kolam renang.

Karena menginap di hotel, saya dan keluarga mendapatkan fasilitas sarapan gratis. Menu sarapan sangat beragam. Mulai dari menu ringan hingga berat. Ada nasi dengan berbagai macam lauk, so'un goreng dicampur sawi, nasi goreng, sup ayam & sup wortel, salad, roti tawar, berbagai jenis roti manis, bubur ketan hitam & kacang hijau, susu & sereal, jus apel & jus jeruk, infused water, dan bahkan tersedia juga  jamu beras kencur & kunyit asam. Wooow….kalap pengen nyobain semua :D *Ya Salaaaam…kenapa perut ini cepat sekali kenyangnya coba perutnya mirip perut anaconda haha...pasti menampung makanan lebih banyak lagi.
 
Pemandangan dari Teras Restoram

Karena hari itu mau berangkat mendaki gunung, saya kudu sarapan berat sesuai kebiasaan. Jadi saat itu tanpa ragu dan bimbang langsung mengambil nasi plus lauk ayam bakar manis dan tumis sayuran. Untuk Chila saya mengambilkan sosis dan roti tawar dengan selai jeruk sesuai dengan apa yang dipilihnya. Suami mencoba bubur ketan, sup wortel dan terakhir nasi plus lauk juga :D 

Saya suka dengan rasa ayamnya yang manis, karena porsinya tidak terlalu banyak dengan segera isi piring telah berpindah lokasi. Namun Chila yang memang picky eater sepertinya rada ogah-ogahan dengan roti tawarnya. Padahal biasanya paling senang kalau sarapan roti tawar. Ternyata dia salah pilih selai.

Kalau di rumah biasanya Chila sarapan roti dengan selai kacang atau strawberry, nah ini malah pengen mencoba selai jeruk yang ternyata rasanya asam. Terang saja dia melet-meletin lidahnya. Sosisnya pun tidak dimakan karena dimasak masih dalam keadaan terbungkus plastik. Jadi Chila malas bukanya.
  
Saya sedikit heran, sosis ini memang sengaja dimasak tanpa dibuka plastiknya atau memang chef-nya tidak tahu. Tapi kalau tidak tahu rasanya nggak mungkin juga sih ya. Kan masak juga ada prosedurnya. Jadi ingat pengalaman saat masak di Ranu Kumbolo, Gunung Semeru. Goreng sosis udah hampir satu jam kok gak gosong-gosong padahal api di kompor trangia nyala terus. Saat diperiksa oalaaah… plastiknya masih melekat. Pantes saja.

Jus dan infused Water

Aneka Salad
Buffet Nasi dan Aneka Lauk

Buffet Aneka Bubur dan Kue Tradisional


Sereal dan Susu Segar
Jamu Beras Kencur dan Kunyit Asam

Khawatir tidak ada yang masuk ke perut Chila, saya mengajaknya berkeliling memilih menu apa yang kira-kira dia suka. Ketika ditawari sereal yang dicampur susu segar Chila mengangguk. Dan ternyata berhasil, Chila mau makan sereal dan bahkan minta nambah susu segarnya. Syukurlah.

Karena harus bertanggung jawab menghabiskan roti tawar dan sosis yang nggak dimakan Chila, belum emncoba yang lainnya lagi perut saya sudah kenyang duluan. Duh padahal pengen icip-icip aneka bubur dan salad. Tapi nggak apa-apa masih ada satu hari lagi saya di hotel ini, bisa balas dendam nantinya wkwkwk.



Cuma oles-olesin tapi nggak Dimakan
Semangat saat Ditawari Susu Segar


Cuma Sarapan ini :D

Aneka Minuman

Sebelum beranjak keluar restoran, saya pun menyicip jamu beras kencur dan kunyit asam yang diambilkan ayahnya Chila. Segeeeer. Pas banget buat doping menjelang mendaki gunung hehe. 

Secara keseluruhan restoran ini sangat baik. Untuk bagian interiornya, yang menarik di dinding-dindingnya terpajang berbagai lukisan bertema natural. Pemilihan warna meja dan kursi yang didominasi putih membuat pantulan cerah dan segar tampak di seluruh ruangan. Penataan buffet yang menyebar di berbagai titik ruangan membuat antrian tidak mengular saat tamu restoran datang membludak. Selain itu pelayanan para waiter dan waitress-nya pun cepat dan luwes.


10 komentar:

  1. Jamu beras kencur dan kunyit asam itu favoritku mbak. Kalo ada minuman satu ini, yang lain lewat pokoknya. Menu restonya komplit

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, saya juga suka banget mbak. Dua-dua ini memang jamu jempolan.

      Hapus
  2. Paling suka kalo nginep di hotel yang sarapannya banyak pilihan kayak gini.. Bukan kenapa sih, soalnya Lala tuh juga picky eater, jadi kalo banyak pilihan biasanya adalah satu dua menu yang cocok buat dia...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya anak-anak kok banyakan gitu ya Dee. Klo menunya sedikit susah juga milih-milihnya.

      Hapus
  3. Aku lebih suka jamu beras kencur dan kunyit diminumnya dingin, kalau yang masih hangat atau biasa suka nelannya. Segerrrr kata ibu itu minuman bikin doyan maka. Meski nggak minum teteup doyan mbadok, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku dingin hangat nggak masalah mbak, senang dalam keadaan apa pun :D

      Hapus
  4. Ingin ke Yogya lagi mbak Lina 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Bai, nggak puas rasanya. Perasaan belum kemana-kemana udah pulang aja :D

      Hapus
  5. eh ini lokasinya di hotel gallery prawirotaman bukan? Rasanya agak familiar karena pernah menginap disana juga :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget :D mencairkan voucher kemaren itu :D btw thanks yaaa...

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...