Friday, February 27, 2015

Turnamen Foto Perjalanan Ronde 57

Alhamdulillah, terima kasih banyak saya ucapkan kepada Mas Geo Funny atau lebih dikenal dengan sebutan Ayah Almira yang telah memilih foto saya sebagai pemenang Turnamen Foto Perjalanan Ronde ke-56, kaget dan tidak menyangka karena sudah beberapa kali ikutan turnamen ini belum pernah menang :D

Baiklah, turnamen terus bergulir. Dan untuk kali ini saya memilih Tema:


LANGIT BIRU 

Kenapa?

Karena saya sangat menyukai langit biru. Setiap melakukan perjalanan selalu saja tertarik dan bersemangat memencet shutter kamera jika langit biru menggoda seperti ini

Penampakan pertama saat mengunjungi Gunung Papandayan

Langit biru yang dipadu dengan pemandangan lainnya, baik gunung, laut, ataupun gedung-gedung bertingkat selalu saja memikat bagi saya. Feeling Blue :D

Saat langit  biru,
Ada rasa damai yang tersemai
juga tenang yang menggenang
dibalik syukur yang tak terukur

Bermain-main rumput di Bromo


Sebelumnya, silakan baca dengan seksama aturan main berikut ini, ya!

Apa sih Turnamen Foto Perjalanan Itu?

Turnamen Foto Perjalanan (TFP) adalah sebuah permainan berantai para blogger, khususnya (travel) blogger Indonesia, sebagai sarana berbagi foto perjalanan secara kolektif. Setiap ronde, tuan rumah akan menentukan sebuah tema, dan para peserta akan mengirimkan foto perjalanan sesuai dengan temanya. Foto-foto yang masuk akan dipajang di artikel ronde yang sedang berlangsung. Nantinya, tuan rumah akan memilih seorang pemenang. Hadiahnya? Menjadi tuan rumah turnamen ronde berikutnya. Dan roda turnamen pun berputar!


Aturan Main Turnamen Foto Perjalanan (TFP) Ronde ke-57:
  • Turnamen Foto Perjalanan (TFP) Ronde ke-57 ini berlangsung pada: 28 Februari 2015 – 07 Maret 2015 (batas waktu pukul 23.59 WIB)
  • Foto harus merupakan karya sendiri. Peserta TFP bebas meng-upload foto dimana saja, asalkan milik/akun sendiri (web, blog, Flickr, Picasa, Photobucket, dan sebagainya)
  • Submit foto pada kolom komentar artikel ini dengan format berikut:
    • Nama: -
    • Nama blog: -
    • Link blog: -
    • Akun Twitter: -
    • Judul foto: -
    • Keterangan foto (secukupnya): -
    • Link foto (maksimal ukuran 600 pixel): -
  • Ada kemungkinan foto yang kamu kirim akan di re-host oleh tuan rumah. Terutama kalau terlalu besar atau bermasalah.
  • Foto tidak diperkenankan dalam bentuk kolase.
  • Foto yang tidak patut tidak akan di-upload di sini (misal: menyinggung SARA, nyeleneh, atau menghina pihak lain)
  • Submisi lebih cepat lebih baik, sehingga fotomu bisa tampil seatas mungkin.
  • Pengumuman pemenang sekitar 2-3 hari setelah batas akhir turnamen ronde ini.
  • Foto-foto peserta akan segera  dipajang bersamaan di ujung artikel ini, berdasarkan urutan antrian pada kolom komentar di bawah ini.

FAQ About Turnamen Foto Perjalanan


Mengapa mengikuti Turnamen Foto Perjalanan?
  1. Ajang berbagi (sharing) foto. Bersama, para travel blogger Indonesia membuat album-album perjalanan yang indah yang tersebar dalam ronde-ronde turnamen ini.
  2. Untuk dinikmati para pencinta perjalanan lainnya.
  3. Kesempatan jadi pemenang. Pemenang tiap ronde menjadi tuan rumah ronde berikutnya. Plus, blog dan temamu (dengan link yang bersangkutan) akan tercantum dalam daftar turnamen yang dimuat di setiap ronde yang mendatang. Not a bad publication.

Siapa saja yang bisa ikutan?
  • (Travel) blogger. Tak terbatas pada travel blogger profesional, random blogger yang suka perjalanan juga boleh ikut.
  • Setiap blog hanya boleh mengirimkan 1 foto. Misal, DuaRansel yang terdiri dari Ryan dan Dina (2 orang) hanya boleh mengirim maksimal 1 foto.
  • Pemenang berkewajiban menyelenggarakan ronde berikutnya di (travel) blog pribadinya, dalam kurun 1 minggu. Dengan demikian, roda turnamen tetap berputar.
  • Panduan bagi tuan rumah baru akan diinformasikan pada pengumuman pemenang. Jika pemenang tidak sanggup menjadi tuan rumah baru, pemenang lain akan ditunjuk.

Nggak punya blog, tapi ingin ikutan?
  • Oke deh, tidak apa-apa. kirim sini fotomu. Tapi, partisipasimu hanya sebatas penyumbang foto saja. Kamu nggak bisa menang, karena kamu nggak bisa jadi tuan rumah ronde berikutnya.
  • Eh tapi, kenapa nggak bikin travel blog baru aja sekalian? WordPress, Tumblr, atau Blogspot. Gampang kok, pakainya.

Hak dan kewajiban tuan rumah:
  • Menyelenggarakan ronde Turnamen Foto Perjalanan (TFP) di blog-nya
  • Memilih tema
  • Melalui social media, mengajak para blogger lain untuk berpartisipasi
  • Meng-upload foto-foto yang masuk
  • Memilih pemenang (boleh dengan alasan apapun)
  • Menginformasikan pemenang baru apa yang perlu mereka lakukan (panduan akan disediakan)

Mengapa saya tidak diundang?
  • Memang tidak diperlukan undangan untuk mengikuti turnamen ini, langsung join saja.

Daftar Ronde Turnamen Foto Perjalanan:
  1. Laut – DuaRansel
  2. Kuliner – A Border that breaks!
  3. Potret – Wira Nurmansyah
  4. Senja – Giri Prasetyo
  5. Pasar – Dwi Putri Ratnasari
  6. Kota – Mainmakan
  7. Hello, Human! (Manusia) – WindyAriestanty
  8. Colour Up Your Life -Jalan2liburan
  9. Anak-Anak – Farli Sukanto
  10. Dia dan Binatang – Made TozanMimba
  11. Culture & Heritage – Noni Khairani
  12. Fotografer – Danan Wahyu Sumirat
  13. Malam – Noerazhka
  14. Transportasi – Titik
  15. Pasangan – Dansapar
  16. Pelarian/Escapism – Febry Fawzi
  17. Ocean Creatures – Danar Tri Atmojo
  18. Hutan – Regy Kurniawan
  19. Moment – Bem
  20. Festival/Tarian – YoesriantoTahir
  21. Jalanan – PergiDulu
  22. Matahari – Niken Andriani
  23. Burung – The Traveling Precils
  24. Sepeda – Mindoel
  25. Freedom – Pratiwi Hamdhana AM
  26. Skyfall – Muhammad Julindra
  27. Jembatan – Backpackology
  28. Tuhan – Efenerr
  29. Gunung – Elizabeth Murni
  30. Batas – Ayu Welirang
  31. Jejak – Daru Aji
  32. Sungai – Omnduut
  33. Rumah Ibadah – Sikiky
  34. Kampung – Monda
  35. Museum – Avant Garde
  36. Taman- Ari Murdiyanto
  37. Pencakar Langit – Dede Ruslan
  38. Terminal/Stasiun – Sy Azhari
  39. Hujan – Diah
  40. Danau – Messa
  41. Wastra – Indah
  42. Grey – Lies Hadi
  43. Gua – Uwien Budi
  44. Awan – Syifna
  45. Siluet – Yofangga
  46. Refleksi – Tiga di Bumi
  47. Jendela – Endah Kurnia Wirawati
  48. Chamber – Indah
  49. Barang Tua – Silviana
  50. Kemarau – Cheila
  51. Peaceful – Dee An
  52. Framing – Depz
  53. Let’s Jump! – Endah Kurnia Wirawati
  54. Kabut – Rinaldi Maulana
  55. Waterfalls – Rifqy Faiza Rahman
  56. Keindahan Alam Indonesia – Geo Funny
  57. Langit Biru – Saya (Lina W. Sasmita)
  58. Kamu! Iya kamu…

Pendiri dan Koordinator Turnamen Foto Perjalanan:
  • Dina DuaRansel.com
    • Email: dina@duaransel.com
    • Twitter: @duaransel
    • Facebook: fb.com/duaransel
Pertanyaan seputar penyelenggaraan dan lain sebagainya? Hubungi Dina.

Bagaimana? Mudah dan menyenangkan bukan? Jadi, segera kirim foto bertema “langit Biru“ kalian di kolom komentar di bawah ini, ya! Ayo, sama-sama kita berbagi keindahan negeri ini dengan ikutan TFP Ronde 57 mulai sekarang.

Yuk, ditunggu!


Berikut Galeri Foto Perjalanan Ronde 57 :

1. @gigagita
 Keterangan Foto: 
 Pagi itu, 17 Agustus 2014
Meski peluh dan lelah, meski asa nyaris putus dan sendi-sendi mulai lemas, Merah Putih tampak berkibar di kejauhan, meluapkan semangat. Jika memang lambang suci dan berani itu laik untuk dipertahankan, kami pemuda pemudi Indonesia akan berjuang menggapainya...meski di puncak gunung vulkanis tertinggi kedua di Indonesia, meski di puncak dewi-dewi yang menggoda...Birunya langit dunia terbelah oleh riuh rendah kibaran Indonesia yang akan terus berjaya :)


2. @LaniEhak 
Keterangan Foto:
Borobudur adalah salah satu dari tujuh keajaiban didunia. Candi ini juga merupakan candi Budha terbesar di dunia. Candi ini terletak di Magelang Jawa Tengah.Candi ini terletak di atas perbukitan,candi ini juga dikelilingi oleh dua buah gunung kembar yaitu gunung sindoro-sumbing di sebelah barat laut dan gunung merbabu-merapi disebelah timur laut.

3. @omnduut
Keterangan Foto:
“Sate?”Hihi, itu karena ban renang ini ditumpuk dan ditopang oleh suatu galah sehingga sekilas bentuknya menyerupai sate. Pantai, air dan ban renang itu identik dengan keceriaan anak-anak, bukan? di antara debur ombak dan birunya langit pantai Tanjung Tinggi, Belitung, terbersit rasa rindu terhadap semua pesona yang ditawarkannya. So, Keep Calm and Book a Ticket to Tanjung Pandan! #IWish hehe.

4. @dieend18
 Keterangan Foto:
Langit biru adalah kantong | Kantong yang dapat meraih bahagia | Mari jalan-jalan sambil bersiul
Hehehe.. itu sih soundtrack-nya film Doraemon :D Etapi beneran deh, ngeliat langit biru gitu bawaannya pasti pengen langsung ngeluarin kamera dari kantong, trus jepret-jepret sebanyak mungkin. Bener gak?

5.@emakmbolang
Keterangan Foto:
Bumi ‘Surga Dunia’ Kashmir telah ku jejaki. Sepuluh tahun penantian. Kini aku berdiri terkaku Terhipnotis oleh baris pegunungan Himalaya berselimut salju. Kuda kuda merumput diatas hamparan rumput berbungkus bunga. Aliran sungai Sind mengalirkan air jernih dari ujung glacier Es. Pohon cemara berdiri menatapku. Semua terasa sempurna dalam ayoman langit Biru berserak gantungan awan putih. Dalam hati aku berdoa menatap jalanan dihadapan mata. ‘Ladakh Tunggu Aku ... ‘


6. @ubanbagz
Keterangan Foto:
Aku hanya mencari sebuah arti
Aku hanya mencari kedamaian hati
Kutapaki kaki yang tak terhenti
Hanya untuk terus mencari
Ketika suatu hari aku kembali
Akan ada cerita yang bisa kubagi
Cerita tuk anak cucu ku nanti
#birulangitrinjani




7. @eviindrawanto
Keterangan Foto:
Perahu nelayan yang membawa kami ke spot snorkeling berikutnya, Pulau Tengah, terombang-ambing di atas riak gelombang yang tenang. Teman-teman perjalanan yang sejak tadi terus bergurau sekarang mulai diam, berkonsentrasi pada camera dan pemandangan di depan. Panas yang terik tidak terasa, diterbangkan angin dan lenyap di Laut Jawa. Berada di bawah cungkup langit dan dia atas laut biru seperti ini membuat semua syaraf di tubuh jadi rileks. Garis senyum pun melebar, bersyukur bahwa sejak 15 Maret 2001 pemerintah telah menetapkan lokasi ini sebagai Taman Nasional. Dengan status ini tentu akan lebih mudah melindungi seluruh aset bawah laut Kepulauan Karimunjawa akibat dampak dari tujuan wisata massal seperti sekarang.


8. @chiemayindah
Keterangan Foto:
Yogyakarta, hari kedua. Kami mengunjungi kampus UGM. Rasanya gak afdol ke Yogya tapi tidak berkunjung ke sini :D Kami sangat menikmati suasana kampus UGM. Apalagi cuaca sangat cerah hari itu. Langit biru menemani kami menikmati kampus UGM dan kota Yogya hari itu.


9. @buzzerbeezz
Keterangan Foto:
Ini adalah pemandangan langit kota Banda Aceh suatu ketika. Masih jelas di ingatan, foto ini saya ambil sekitar 4 tahun lalu. Suatu siang yang cukup terik saya duduk santai di bawah gazebo mungil di tepi Krueng Aceh. Berarak awan putih menghiasi langit kota Banda Aceh yang saat itu biru. Saya pernah hampir setiap hari mengagumi warna-warni langit Banda Aceh. Sudah setahun saya tak bersua dengan dirgantara kota di ujung Andalas itu. Dan saya sadar, pemandangan langit seperti ini tidak selalu ada di setiap tempat. Tapi Banda Aceh selalu sanggup menawarkan biru langit seperti ini. Andai saat itu waktu berhenti, mungkin saya akan terus mendongak dan mengagumi langit itu. Aceh, saya rindu pada birumu.


10. @nurulmaulidas
Keterangan Foto:
Suasana Dusun Bambu - Bandung itu sangat bersahaja, sangat alami dan menyenangkan. Rasa nya mata sangat di manjakan oleh pemandangan yang ada disini, alam yang begitu luas menjadi daya tarik nya. Suasana yang di konsep seperti pedesaan yang menyatu dengan alam ini membuat saya rindu rumah, dimana pepohonan serta sawah menjadi pemandangan yang begitu mengesankan.



11. @indonesianholic
Keterangan Foto:
Keharmonisan pagi hari bercampur rasa syukur atas nikmat apa yang saya liat pagi itu. Saya berdiri di sebuah bukit, menyapa pagi dengan ucapan salam. Gradasi warna yang kau suguhkan begitu berbeda. Langit biru dengan awan putihmu, hijaunya pepohonan di pegunungan dan warna-warni atap rumah penduduk. Bukankah keindahan memang terlahir dari sebuah perbedaan, seperti pelangi yang indah karena perbedaan warnanya.


12@bang_azhar6

Keterangan Foto:
Waduk Keuliling Aceh Besar dapat ditempuh dengan kendaraan sekitar 30 menit dari pusat kota Banda Aceh. Untuk menyambut wisatawan, didirikan taman wisata kuliner, mushalla dan gedung serbaguna. Dengan menyewa perahu, kita juga bisa berwisata memancing sambil menikmati panorama pegunungan dan pebukitan di sekitar bendungan. Semilir angin dan suara gemercik air turut memberi nuansa relaksasi dari bendungan yang merupakan sumber pengairan bagi areal persawahan di Kabupaten Aceh Besar ini. Jernihnya langit biru siang itu saya abadikan dengan smartphone Asus Zenphone 5, dengan setting High Definition.


13. @Nived_1202
Keterangan Foto:
 Perpaduan gradasi warna Birunya langit dan pantai, hijaunya deretan pepohonan yang ada di bukit sekitar, dan balutan putihnya pasir pantai yang ada, jelas memanjakan mata setiap pengunjungnya, Pantai Pasir Putih - Aceh Selatan


14. @backpackologyID
Keterangan Foto: 
Stavanger di Norwegia pada medio 2013 jadi ajang panen pemandangan langit biru. Ini adalah pemandangan langit biru paling cerah dan bersih yang pernah saya lihat. Foto ini buat saya sangat berkesan karena ekspresi ndomblong Oliq yang sangat aduhai. “Mbok…..plis deh, rasah kemayu!”


15. @dikta_dig
Keterangan Foto:
Kala itu di suatu pagi langkah berat kakiku terhenti di salah satu tanjakan bukit penyesalan di kawasan Gunung Rinjani. Peluh pun bercucuran membasahi dahi, debu berterbangan akhirnya kusempatkan duduk untuk beristirahat sejenak melepas lelah. Kulayangkan pandang melihat gagahnya tubuh sang Gunung Rinjani. Langit membentang luas dengan warna biru menyegarkan berpadu dengan puncak Rinjani yang menjulang. Disanalah singgasana Dewi Anjani.


16. @DmasAngga
Keterangan Foto:
Pantai Ujung Gelam adalah sebuah pantai yang berada di sebuah tanjung di bagian barat pulau besar Karimunjawa. Karena terletak di bagian barat menjadikan Pantai Ujung Gelam sebagai lokasi yang pas untuk menyaksikan proses terbenamnya matahari.


17. @nurullnoe
Keterangan Foto:
 Salah satu alasan mengapa aku selalu tergila-gila pada pantai, karena ada banyak biru yang menyenangkan. Meski dalam peribahasa, biru diidentikkan dengan perasaan sedih. Namun tidak demikian dengan birunya langit, air laut yang membiru, atau siluet gunung yang juga tampak biru jika dilihat dari kejauhan. Menatapnya, bisa memberi damai di hati. Apalagi ditemani suara ombak yang berkejaran, dan angin yang menebarkan aroma garam. Putihnya pasir, koral, dan kerang, turut memberi harmoni pada lovely blue.


18. @monda6
Keterangan Foto:
Langit pagi hari selalu cantik di mataku. Langit bersih dan kumpulan awan seputih kapas adalah khas langit pagi. Pagi indah di pegunungan Tengger ini kusaksikan dari desa Ngadisari.


19. @azwar_ammar

Keterangan Foto:
View yang bagus bagiku, dimana langit dan pantai Rigaih sangat kompak dalam memilih warna kostum, bahasa trennya couple. Mungkin aja emang couple istilahnya karena bahasa inggris ane kurang, hehehe..



20. @dari_anto

Keterangan Foto: 
Pagi itu, pagi akhir pekan di musim gugur. Teman-teman saya di seberang sana membagikan berbagai momen perjalanan mereka. Di gunung, di pantai, dan destinasi perjalanan lainnya. Saya ingat betul birunya langit yang mendamaikan saat dinikmati di puncak gunung. Atau, birunya langit lautan lepas yang membuat diri serasa dalam kebebasan. Tidak mungkin saya dapati hal seperti itu disini. Saya putuskan beranjak keluar rumah untuk mengusir kepenatan hati karena rasa iri. Saat keluar rumah, saya disambut pagi yang sangat cantik. Pagi yang cerah dan hangat karena matahari tidak malu menunjukkan keperkasaannya. Pepohonan yang tak lagi berwarna hijau melainkan warna merah-kuning bagai api. Dan tentu, langit biru yang menjadi latarnya. Dan itulah langit saya. Langit biru yang saya dapati meski hanya pergi tak begitu jauh dari rumah sendiri. 


21. @isna_saragih
Keterangan foto: 
Padamu langit biru dan gunung biru kulabuhkan semua cintaku padamu, Indonesiaku…


22. @dianayankk
Keterangan foto:
 Langit biru, bangunan bersejarah, taman hijau dan udara segar sungguh sesuatu yang luar biasa. "Maka nikmat tuhan mana lagi yang kamu dustakan"


23. @ladevagumati
Keterangan Foot:
Saat itu, langit di Tempat Pelelangan Ikan Pelabuhan Ratu sangat biru

24. @ardiologi

KeteranganFoto:
Foto diambil dari lereng Gunung Ciremai, Jawa Barat tepatnya di antara pos Sanggabuana dan pos Pengasinan


25. @yusthatitik
Keterangan Foto:
Hamparan hijau menguningnya padi berpadu dengan biru langit pagi. Indahnya Alam Indonesia


26. @dananwahyu
Keterangan Foto: 
Fotografer dan model tidak turun dari kayangan mereka hanya manusia-manusia narsis. Melepaskan pijakan dari muka bumi sejenak, melayang merayakan birunya langit di atas Bukit Arthur , Papua


27. @indh_in
Keterangan Foto:
Perasaan tenang mencuat begitu kaki ini menyatu dengan halusnya pasir putih di Tanjung Gelam. Sejenak lupa dengan hiruk-pikuk kehidupan kota, lupa dengan kepenatan yang mengisi sebagian kepala. Duduk di bawah pohon beralaskan butiran halus pasir putih, menikmati air yang bening, dan awan putih yang tersebar di birunya langit semakin membuat perasaan ini damai.


28. @hardivizon
Keterangan foto:
 Bersenda gurau di depan gerbang Candi Barong Yogyakarta dengan latarbelakang langit biru, sungguh sebuah kenikmatan yang tiada tara


29. @Pipin_WDS
Keterangan Foto:
Awalnya saya pikir batu di pantai ini semacam love bridge di Paris atau Melbourne, tapi ternyata enggak. Pesan/kesan yang ditulis di batu-batu ini gak sebatas tentang cinta-cintaan aja. Ada yang tentang mengenang orang yang sudah meninggal, ada yang tentang persahabatan, ada pula quote-quote favorit orang yang pernah singgah di sini. Perpaduan antara batu-batu berwarna-warni dengan langitnya yang super biru, bikin saya betah banget leyeh-leyeh di pantai ini


30. @andiktaufiq
Keterangan Foto:
Ceritanya, di rangkaian perjalanan keliling Asia Tenggara selama 10 hari beberapa tahun lalu yang belum pernah saya ulas sama sekali di blog, saya mengambil kesempatan untuk mengabadikan momen hari terakhir dimana kami semua harus kembali ke Jakarta dan menjalani aktivitas keseharian masing-masing. Goodbye my friends, I really have a nice trip with you all. 


31. @ubermoon
Keterangan foto:
Always love high-places. Especially when it’s completed with a bright shining sun and a clear blue sky. With you = plus eight thousand seven hundred twenty two points more love!


32. @usemay
Keterangan foto : 
Pada suatu siang yang terik di pertengahan tahun 2013, saya iseng-iseng naik ke menara Masjid Agung Solo. Langit sangat cerah, biru jernih diselingi awan-awan yang berarak. Saya kemudian memandang ke arah selatan dan mengambil foto ini. Sebenarnya gambar yang tak terlalu istimewa, komposisinya juga biasa saja. Namun, kini saya menganggap foto ini menjadi sangat berharga, penuh kenangan. Bangunan yang terpampang di gambar itu adalah Pasar Klewer, pusat tekstil, terutama batik, yang sangat legendaris dan menjadi jantung perekonomian Kota Bengawan. Pasar kebanggaan Solo itu kini tinggal puing-puing setelah dilalap habis jago merah pada 27 Desember 2014 lalu. Ratusan kios ludes dan banyak pedagang yang berduka. Tiga bulan telah berlalu. Pedagang Klewer mulai bangkit lagi. Pemerintah juga berjanji akan membangun Pasar Klewer secepatnya. Saya hanya bisa berdoa semoga Pasar Klewer kembali berdetak. Kota Solo tanpa Pasar Klewer bagaikan langit malam tanpa bintang. Hampa.


33. @agitavio
Keterangan Foto: 
Saya bersyukur, pada saat ke sini, hujan tidak turun. Langit Muara Gembong begitu cerah. Biru, kontras dengan putihnya awan. Sementara langit di Bekasi biasanya hanya biru muda, bahkan seringkali saya lihat hanya abu-abu, menggambarkan polusi yang berlebihan. Walau gersang, di sini saya menemukan kedamaian. Tak ada suara klakson dan kemacetan, tak ada hiruk pikuk kota metropolitan yang identik dengan mall dan cluster. Di sini hanya ada warna-warna alam yang saling berpaduan. Biru, hijau, cokelat dan putih. Damai.


34. @siwimars
Keterangan Foto:
Bagi negeri yang didominasi langitnya yang gloomy, langit biru begitu mahal rasanya. Langit biru selalu memberikan rasa istimewa. Bahagia yang sederhana namun mahal harganya karena hadirnya langka.
Ketika langit biru hadir di langit Skotlandia, kebersyukuran nikmat Tuhan begitu terasa


35. @inisyifna
Keterangan foto : 
Berdua bersamamu di bawah langit biru dan deburan ombak kecil.

36. @feb_ryan24
Keterangan Foto:
Foto ini diambil dari lapangan Gedung Kemendiknas Jakarta menggunakan kamera handphone. Setelah event BEC dan makan siang, saya menunggu teman yang sedang sholat. Saat melihat ke atas, ternyata ada dua gedung yang bagus untuk difoto. Dan ternyata Jakartaku Membiru. Sejenak lupa betapa penuhnya udara Jakarta dengan polusi dari kendaraan lalu lalang.

37. Raditya Jati
Keterangan Foto:
Ini foto saya ambil sewaktu piknik motoran bareng bapak-ibuk dan adik saya ke Nglanggeran. Dan itu adalah pertama kalinya saya ke Nglanggeran. Hal yang saya suka dari foto itu adalah kombinasi antara pemandangan daratannya dan langit yang saat itu memang biru yang diberi aksen awan-awan yang nanggung, nggak terlalu tipis, nggak menjelang hujan juga.



38. @fardelynhacky1
Keterangan Foto:
Langit, tempatmu tinggi, tak terjangkau. Tetapi di atas sanalah aku pernah menggantungkan cita-cita, ketika aku kecil. Melihatmu, aku ingin dapat lebur bersama birumu. Tetapi birumu sama seperti hal lainnya di dunia; suatu ketika harus berakhir.
Amatlah mudah berpisah dengan sesuatu yang kautahu akan kembali lagi keesokan harinya.
–– Andina Dwifatma
Langit, sampaikan salam rinduku pada kepak sayap burung-burung, pada awan-awan putih, pada hijaunya Tanah Gayo yang membentang, pada selaksa cinta yang tak pernah bosan kau hadirkan. 


39. @yudiranda
Keterangan Foto:
Lelah dengan jarak tempuh selama 8 jam perjalanan darat, akhirnya terbayarkan. Medan yang menanjak dan berkelok. Sesekali harus mengalah dengan tronton besar. Semuanya terbayarkan. Pemandangan bak langit Eropa yang membiru, bentangan danau yang luas. Di pagari oleh bukit, dan pokok pinus. Ini danau cinta, Danau Laut Tawar, Aceh Tengah!


40. @bairuindra
Keterangan Foto:
Seorang Bapak menarik pukat di Nagan Raya, Aceh.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...