Thursday, January 12, 2017

Menikmati Suasana Bintan yang Sesungguhnya di De Bintan Villa

Asri, sejuk, dan alami. Begitulah kesan pertama yang saya rasakan saat pertama kali memasuki De Bintan Villa. Sebuah hotel yang dikonsep menyatu dengan alam ini terletak di Jalan Lintas Tanjung Uban - Tanjungpinang  Kilometer 34, Pulau Bintan, Kepri. Berada tak jauh dari kaki Gunung Bintan yang tampak anggun mencuat di tengah-tengah Pulau Bintan yang rimbun oleh pepohonan.




Resepsionis

Resepsionis

Matahari hampir terbenam saat saya dan beberapa teman blogger dari Batam tiba di De Bintan Villa. Udara terasa dingin dan sejuk di balik pepohonan yang tumbuh rimbun di sekitar villa-villa. Namun keramahan para staff-nya terasa menghangatkan suasana hari itu. Keramahan yang tampak tulus kami rasakan mulai dari petugas security hingga manager sekali pun. Dari resepsionis, pramusaji restoran, maupun housekeeper. Keramahan yang selalu menjadi nilai plus dari sebuah pelayanan dimana pun.

Pemandangan dari pintu masuk.


Menuju villa

Sesaat setelah check in, seorang petugas security mengantarkan saya dan teman-teman menuju kamar dengan nomor 117 dan 118. Dua kamar yang terletak di sebelah kanan pintu masuk area De Bintan Villa ini dari luar tampak seperti berada di salah satu blok perumahan saja. Namun ketika membuka pintu kamar, saya terlonjak gembira. Tempat tidur, kamar mandi, interior ruangan dan fasilitas lainnya yang ada di dalam kamar sangat sesuai ekspektasi. Terlebih di kamar 118 terdapat bathtub. Sesuatu yang selalu terasa wah dan mewah bagi emak-emak yang haus piknik seperti saya. 😁


Kamar 117 dan 118





Setelah meletakkan barang-barang, kami langsung meluncur dengan kendaraan menuju area parkir villa paling atas untuk berburu sunset dari tempat tertinggi di kawasan tersebut. Kebetulan terdapat sebuah menara di sana. Meskipun posisi sunset tertutup ranting dan dedaunan, kami masih dapat menyaksikan anggunnya Gunung Bintan yang saat itu bertudung segaris awan.

Sejenak menatap Gunung Bintan, ingatan saya melayang pada kenangan masa lalu. Tepatnya di tanggal 16-18 Agustus 2000 saya dan teman-teman dari sebuah komunitas pecinta alam di Batam pernah mengadakan trekking dan kemping di gunung ini. 17 tahun yang lalu saya pernah berdiri di puncak Gunung Bintan. Membina persahabatan dengan beberapa orang yang hingga hari ini masih terjalin dengan baik. Mengingat angka 17 tahun, tak terasa betapa waktu sangat berjalan cepat. Time flies

Di Puncak Gunung Bintan bersama teman komunitas pecinta alam pada bulan Agustus 2000
Gunung Bintan dari puncak menara

Pemandangan dari menara

Selfie dulu yaa  😁😁😆

Yang pada sibuk foto

De Bintan Villa memiliki 30 kamar dengan berbagai pilihan dan fasilitas. Sesuai namanya, sebagian besar kamar terletak di villa-villa dengan pemandangan yang sangat memanjakan mata. Hamparan hijau pepohonan, tegapnya Gunung Bintan, serta pesisir Pulau Bintan yang tampak jelas dari balkon-balkon kamar villa.

Adapun tipe kamar yang ditawarkan meliputi Twin Family Villa, Deluxe Couple Villa, dan Superior Couple Villa. Seluruh kamar dilengkapi AC, televisi LED, kulkas, ketel listrik, dan perabot dapur. Sementara itu kamar mandi dilengkapi dengan heater dan toiletries.

Selain villa, ada juga tipe kamar Deluxe Room yang menempati bangunan seperti rumah deret namun tak kalah mewah dengan kamar-kamar di villa. Karena interior kamarnya hampir sama dengan interior kamar di villa. Dilengkapi juga dengan panel dan lantai kayu yang berhasil menambah kesan natural pada ruangan.

De Bintan Villa juga menyediakan kamar dengan tipe asrama, bangunannya disebut long house dengan fasilitas dasar berupa tempat tidur yang mirip barak tentara. Harga per orangnya 275 ribu rupiah termasuk 3x makan dan transportasi ke pelabuhan. Minimal pesan 10 orang.


Villa-villa tampak dari bawah

Villa dari dekat

Teras villa yang unik

Halaman villa penuh bunga

Long house untuk kelas backpacker

Di situs-situs online bookingroom rates De Bintan Villa ditawarkan dengan harga mulai dari 847.000 rupiah. Harga tersebut sudah termasuk makan 3x berupa sarapan, makan siang dan makan malam. Selain itu tamu tidak usah pusing memikirkan kendaraan menuju hotel karena ada fasilitas antar jemput gratis dari pelabuhan maupun bandara.

Untuk memanjakan para tamu, pihak hotel pun menyediakan berbagai pilihan paket untuk diikuti, seperti city tour, fun diving, beach toursnorkelingsunset cruise, mangrove tour, hiking ke Gunung Bintan, flying fox, kayaking, panahan, rock climbing, memancing, bersepeda, karaoke, bilyard, dan yang lainnya.



Rock climbing

Jalur via ferata

Diantara berbagai pilihan aktivitas di atas, saya sangat tertarik dengan rock climbing, apalagi tak jauh dari dinding batu tempat climbing diadakan, terdapat jalur via ferata yang sangat menantang. Sayang pagi itu tidak ada guide yang bertugas yang dapat membimbing saya ke  jalan yang lurus jalur via ferata.

Bagi anak-anak, tidak sempurna rasanya saat liburan di hotel jika tidak berenang. Karena itu keesokan harinya setelah sarapan di restoran, saya mengajak anak-anak untuk berenang di kolam yang dangkal. Mereka tampak exciting berada dalam air kolam meskipun tidak bisa berenang. Dan kabar baiknya, De Bintan Villa juga membolehkan orang umum untuk berenang di sana dengan paket berenang seharga 35 ribu rupiah per orang plus es krim. Jika voucher berenang tidak digunakan, maka voucher tersebut bisa ditukarkan dengan makan siang di restoran.


Menu sarapan

Chila dan Azka membuat roti bakar

Kembali berenang bersama anak-anak sungguh sangat seru dan menyenangkan. Ada saja tingkah lucu mereka yang membuat saya tertawa. Kami juga bermain kucing-kucingan sehingga berkejaran di dalam kolam renang. Membuat anak-anak ceria dan tertawa-tawa lepas. Sementara teman-teman saya yang lainnya masih berada di restoran dan berkeliling di sekitar villa. 




Selepas berenang dan bersih-bersih di kamar, saya kembali menuju menara dan berkeliling menikmati suasana villa-villa dan taman yang terasa asri. Bunga-bunga dan buah-buahan tumbuh dengan baik di sana. Beberapa ayunan tampak di beberapa titik, menggoda siapa pun untuk mencobanya. 

Pukul 11 siang, menjelang check out saya dan teman-teman mencoba jus kedondong di restoran. Kebetulan di sana sudah ada Pak Lukman Hakim, manager operasional De Bintan Villa. Kami terlibat obrolan cukup lama hingga makan siang tiba.


Jus kedondong

Setelah makan siang kami berpamitan kepada Pak Lukman Hakim yang hari itu telah menemani kami ngobrol dan berbagi cerita tentang De Bintan Villa. Semoga suatu hari nanti saya bisa kembali lagi ke sini dan mengajak serta keluarga dengan lengkap. Karena tempat ini sangat cocok untuk piknik keluarga terutama bagi mereka yang bosan dengan suasana Batam dan ingin menikmati Pulau Bintan dengan pengalaman yang beragam.


Bersama teman-teman blogger dan Pak Lukman Hakim. Foto: Robbi Hafzan.

Jangan lupa baca juga Review The Settlement Hotel Melaka di postingan saya sebelumnya.
De Bintan Villa
Jalan Lintas Tanjungpinang - Tanjung Uban
Kilometer 34, Bintan Buyu, Teluk Bintan
Kabupaten Bintan, Kepri. 29134.
Telpon: 0812 82820505
Website: www.debintan.com
Email: reservation@debintan.com





23 comments:

  1. Pengin jus sirsak mixed strawberry yang belum kesampaian ya....

    ReplyDelete
  2. suka dengan kolam renangnya , infinity dan pemandangannya langsung ke hutan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Nan. Pemandangannya ini bikin suasana jadi selow melow :D

      Delete
  3. Ada juga ya Villa di Kepri ini yg menawarkan penginapan dg suasana hutan.

    Btw kawan2nya yg 17thn lalu banyak kawan saya juga rupannya...

    ReplyDelete
  4. Duh belum sempat ke Bintan selama di Batam. Ternyata benar kata orang, Bintan cantik dan rupanya ada Villa yang keren.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Secepat itu dirimu meninggalkan Batam Nduk. Padahal nanggung banget Bintan cuma di sebrang doang. Gak sempat juga dijelajahi.

      Delete
  5. wah tempatnya bagus dan nyaman ya. cocok bawa anak2 nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, anak-anak pada betah banget di sini.

      Delete
  6. Wah.. Saya baru tahu ada Gunung Bintan. Itu berapi mb Lima?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini sebenarnya bukit Mbak. Belum bisa dikategorikan sebagai gunung karena tingginya kurang dari 500 mdpl. Hanya saja orang Bintan menyebutnya gunung karena itu yang tertinggi di sana.

      Delete
  7. Wew, komplit btw di sana ada cewek Mac Tv kah mba, wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cewek Mac Tv itu apa Mbak Mil? Hehe kurang mengerti eike.

      Delete
  8. de bintan villa mmg ngangenin..apalagi klu bawa yayank ke sini..bisa bisa ga keluar kamar seharian hahaha

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...