Thursday, February 8, 2018

Sepotong Tiongkok di Chinese Garden Singapura

Chinese Garden

Beberapa waktu yang lalu, sebelum berangkat ke Kantor Google Singapura untuk satu kegiatan, saya dan seorang teman Blogger Batam menyempatkan dulu mampir ke Chinese Garden. Yakni sebuah taman kota seluas 13.5 hektar yang sangat etnik, asri, sejuk, dan bersih yang terletak di kawasan Jurong, wilayah bagian barat Singapura.

Chinese Garden, mampu menghadirkan atmosfir Tiongkok dan bahkan juga Jepang yang begitu hidup, kental, dan khas di atas tanah Singapura


Sendirian aja Bang Chai? :D

Dari yang saya baca di website Visit Singapore, taman ini dirancang oleh arsitek Taiwan, Prof. Yuen-chen Yu dengan meniru gaya arsitektur dan seni taman kekaisaran Tiongkok Utara pada masa pemerintahan Dinasti Sung. Salah satu contohnya seperti Jembatan ‘Bai Hong Qiao’ yang meniru gaya 17-Arch Bridge di Summer Palace, Beijing.

Apa saja yang bisa kita nikmati di Chinese Garden? Salah satu icon khas dari Chinese Garden itu sendiri, yakni sebuah pagoda 7 tingkat beratap merah yang terletak tidak jauh dari pintu masuk.


Saya berpose di depan pagoda :D 

Karena penasaran, kami langsung melangkahkan kaki menuju pagoda tersebut. Di sekeliling pagoda tampak hamparan bunga-bunga yang terawat yang didominasi oleh bunga asoka yang sedang mekar. Seekor burung yang sedang hinggap di teras, tampak tidak terganggu dengan kehadiran kami.

Di dalam pagoda ternyata hanya berupa tangga yang terus melingkar menuju tingkat yang paling tinggi. Dengan sedikit terengah-engah saya pun terus naik ke tingkat paling tinggi.

Tangga melingkar di dalam pagoda

Dari teras lantai 7 pagoda, semua tampak  indah dan mempesona. Gedung-gedung tinggi pencakar langit seakan berbaris rapi dibalik pepohonan hijau yang memenuhi taman kota ini. Sesekali tampak MRT melintas cepat di jalurnya. Bak ular yang merayap di antara bangunan dan taman.

Pemandangan lainnya yang menyejukkan mata dari teras lantai 7 ini adalah pemandangan ke arah jembatan putih yang cantik di atas sungai. Kemudian juga bangunan dengan tiang-tiang merah di dekat kolam kura-kura yang tampak mencolok, serta kompleks bangunan bercat putih beratap warna hitam yang tiada lain adalah bagian dari Japanese Garden.



Ya, di Chinese Garden ini terdapat juga Japanese Garden. Sebuah taman dengan gaya dan arsitektur Jepang di abad pertengahan yang khas. Di taman ini terdapat taman bonsai yang ditempati lebih dari seratus bonsai yang terawat indah. Bonsai-bonsai ini konon diimpor dari Malaysia, Tiongkok, Taiwan, Jepang, Filipina, Indonesia, dan Thailand.

Japanese Garden

Taman bonsai

Setelah berkunjung ke Japanese Garden, kami menuju ke arah bangunan terbuka yang mempunyai tiang-tiang berwarna merah yang terletak di tepi danau. Sambil memandang refleksi bangunan di sebrang, saya histeris sendiri saat memperhatikan permukaan danau yang beriak. Di sana terdapat sekitar 5 ekor kura-kura besar sedang berenang-renang santai.

Di sisi lain, tampak segerombolan anak-anak yang sedang asyik memberi makan kura-kura. Bagi saya ini tentu sangat mengasyikan, apalagi buat anak-anak.

Dan yang kerennya lagi, ternyata di taman ini juga terdapat Live Turtle And Tortoise Museum, yang menjadi rumah bagi ratusan penyu dan kura-kura dari 60 spesies lebih.


Kura-kura betulan loh ini. 😁

Banyak bagian dan sisi-sisi kedua taman ini yang belum kami eksplor. Namun karen jam sudah menunjukkan jam 2 siang maka kami harus mengakhirinya segera. Beberapa teman sudah tiba di kantor google karena pertemuan akan dimulai jam 3 sore.

Semoga suatu waktu bisa ajak main Chila ke sini.


Bagaimana menuju ke Chinese Garden?

Jika dari Batam atau Tanjungpinang, berarti kamu harus naik Ferry ke Pelabuhan Harbourfront. Dari sana, lalu naik MRT jalur ungu yang mempunyai kode North East Line atau disingkat NE menuju stasiun Outram Park. Dari Outram Park pindah MRT ke jalur hijau yang mempunyai kode East West atau disingkat EW. Setiap stasiun diberi kode angka seperti EW1, EW2 dan seterusnya. Chinese Garden berada di stasiun ke 25 dengan nama yang sama juga, yaitu stasiun Chinese Garden.

Dari stasiun tinggal jalan lurus mengikuti jalur yang ada maka kamu sudah sampai di Chnese garden.

Foto dari Stasiun MRT ke arah Chinese Garden

Jalan menuju Chinese Garden

Di sisi kiri jalan masuk terdapat lapangan rumput yang sangat luas yang digunakan warga  etnis India untuk bermain kriket.


Chinese Garden & Japanese Garden
Stasiun MRT: Chinese Garden (hijau EW25)
Jam buka: 
1. Chinese Garden 05:30 – 23:00, 
2. Japanese Garden 09:00 – 17:00
3. Pagoda 06:00 - 19:00Tiket masuk: GRATIS



21 comments:

  1. Love the stairs...It reminds me Gaudi's work. Asyik banget ya mba ke kantor Google :)

    ReplyDelete
  2. Waktu ke spore ga sempat ke sini teh.
    Padahal udah masuk dlm list..
    Moga klu bisa ke sana lg bisa kunjungi chinese garden ini.
    Penasaran liat liat fotonya

    ReplyDelete
  3. Oke fine, next mau kesini karena kemaren belum sempat, huhu.

    ReplyDelete
  4. syukur udah kesini jadi udah tahu keseruanya, di chines garden bagus kalo dapet sunset

    ReplyDelete
  5. Luas banget yaa mbaa tamannya. Seneng dech bisa berkunjung ke kantor google.

    ReplyDelete
  6. Wah senengnya yang jelong2, aku belom pernah ke sini Mbaa, btw ntar mau ahh sambil nemenin Bang Chai duduk di sana eeaaah

    ReplyDelete
  7. Eh kece juga ya tamannya. Asyik nih daripada menyusuri bangunan-bangunan yang cepat bikin bosan!

    ReplyDelete
  8. Live Turtle And Tortoise Museum - nya mengingatkanku pada film anak-anak Kung Fu Panda, mba...hiihi...kaya gurunya master Shifu.

    MashaAllah...
    Pemandangannya masih asri dan indah banget yaa, mba...

    ReplyDelete
  9. Terima kasih Teh semoga bisa berkunjung kesana kerenn banget tapi itu seriusan naik sampai ke atas.

    ReplyDelete
  10. Keren banget Mbak bisa jalan-jalan ke sini semoga suatu hari aku juga bisa ke sini ya

    ReplyDelete
  11. Bagus banget ya pemandangannya bisa main ke sini sebuah anugerah kapan ya aku hehehe

    ReplyDelete
  12. aku lebih penasaran dengan kantor googlenya malah mbak, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaan kita. Di Indo itu kantor google bisa buat nebeng makan gratis hahaha

      How about singapore ya? Hihi

      Delete
  13. Kami waktu ke Singapura dikejar waktu Mbak Lina, ini tempatnya keren bangeett. Kapan-kapan harus ke Chinese Garden nich kami.

    ReplyDelete
  14. Keren suka banget sama tangga nya yg melingkar. Kalau ane mah usah pegel naik. Kalau mba traveller mah asik geboy. Usah biasa

    ReplyDelete
  15. Penyu ada 60 .wah simbol ke abadikan dan awet .usia penyu lebih tua daripada kita

    ReplyDelete
  16. wah next ke singapore lagi harus nih kayaknya mampir kesini hihi

    ReplyDelete
  17. Jadi ingat pertama kali libur di Singapura dan saya jalan sendiri ke Woodland. Ih beruntung saja sampai di tujuan dan bisa balik lagi ke Hougang. Hahaha...

    ReplyDelete
  18. Tempat ini selalu masuk itinerary-ku tapi ga ada temen buat ke sana. Next time mau bawa anak ke sini ah. Aamiin.

    ReplyDelete
  19. Serunya tingal di Batam tinggal melangkah ke Singapura hehe
    Moga2 bisa ke sana jg kelak.
    Pagodanya bagus mbak, terutama bagian tangga melingkarnya TFS :D

    ReplyDelete
  20. Jalan-jalannya seru nih. Gardennya bersih, tertata indah. Itu penyu tau aja nyari posisi yang bagus hahaha

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...