Tuesday, August 22, 2017

Jelajah Pulau Menyusuri Pulau Awi Batam

Pulau Awi


Setelah mengunjungi Pulau Subang Mas dan Pulau Tunjuk, pompong yang membawa kami berbelok ke sebuah pulau di perairan Tanjung Piayu. Beberapa teman dari rombongan bertanya-tanya pulau apakah yang akan kami singgahi selanjutnya. Tiba-tiba seseorang nyeletuk, "jangan-jangan kita ke Pulau Awi." Hah Pulau Awi? Saya dan  Chahaya saling berpandangan dan menahan tawa. Namun saat mengkonfirmasi kepada Pak Daud yang mengemudikan pompong, ternyata memang betul pulau yang tampak sepi itu adalah Pulau Awi.

Pulau Awi bagi beberapa orang dari rombongan kami memang sudah akrab di mata dan di telinga. Kami mengenal Pulau Awi semenjak tahun 2015 ketika rombongan traveler dari Batam yang menamakan diri Grup Anak Pulau beramai-ramai mengunjungi pulau ini. Kabarnya mereka ke sini karena tertarik atas postingan seorang travel blogger hits saat itu yakni Alm. Iqbal Rois yang memposting keindahan Pulau Awi di blognya Jalankemanagitu.com. Namun sayangnya saat mereka tiba di sana, laut sedang pasang sehingga keindahan pantai yang diposting Iqbal pun tidak terlihat sama sekali karena terendam air laut. 

Pulau Awi
Pulau Awi dilihat dari tengah laut

Sedikit tidak percaya saya kembali menanyakan kebenaran akan pulau ini kepada Asad yang dulu pernah bersama grup Anak Pulau mengunjungi Pulau Awi. Kata Asad memang benar pulau ini Pulau Awi.

Berlabuh
Beruntung sore itu, pantai di Pulau Awi jelas terlihat. Air laut tampak sedang surut. Pasirnya putih dan hangat. Air laut di sekitar pantai juga terbilang bersih dan tenang. Kontur pantai  memanjang hingga mencapai ujung pulau. Di ujung pantai terdapat pohon-pohon bakau yang rimbun yang  memiliki akar terangkat ke permukaan laut. Seakan ingin menunjukkan seberapa banyak cabang akar yang mereka punya.


Pulau Awi Batam
Pesisir Pulau Awi memiliki ekosistem mangrove
Pulau Awi terletak bersebrangan dengan kawasan Tanjung Piayu Batam. Tanjung Piayu ini merupakan kampung tua dimana terdapat beberapa restoran sea food yang terbilang ramah di kantong pengunjung. Tiap akhir pekan, kawasan Piayu selalu ramai oleh para pecinta kuliner laut. Saya dan keluarga juga pernah beberapa kali mampir untuk sekedar makan siang di lokasi ini. Salah satunya pernah saya tulis di artikel Makan Siang yang menyenangkan di Restoran Sea Food Kampung Tua Tanjung Piayu.



Di perairan Pulau Awi kami menyaksikan sebuah kelong di tengah laut yang mempunyai perosotan langsung ke arah laut.  Kami sempat bertanya-tanya untuk apa perosotan tersebut. Kalau untuk anak-anak rasanya terlalu berbahaya karena langsung nyebur ke laut. Meskipun menggunakan pelampung, kalau jatuhnya ke laut yang dalam rasa-rasanya anak-anak tidak akan suka. Tapi sudahlah. Biar saja pertanyaan itu menguap bersama keceriaan kami saat berkumpul dan bercengkrama bersama teman-teman.

Pulau Awi Batam
Kelong tengah laut

Waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore. Matahari sudah sepenggalan turun. Sinarnya sudah tidak terasa hangat lagi. Kami pun menyusuri tepi pantai dengan bertelanjang kaki. Sepertinya inilah waktu yang cocok untuk menggelitik saraf-saraf di kaki. Memberi sensasi dan ransangan alam dengan membenamkannya ke dalam pasir. Cukup berdiri beberapa menit sambil menghela nafas panjang. Memandang laut yang tenang dan kecipak ombak yang makin melambat.


Di tepi pantai saya pun melaksanakan sholat ashar setelah sebelumnya berwudhu menggunakan air laut. Sudah lama sekali tidak melakukan sholat di alam terbuka seperti ini. Sensasinya selalu berbeda dan luar biasa.


Setelah sholat saya mendatangi teman-teman yang sedang berkumpul sambil memasak mie rebus. Meskipun sudah makan siang, jalan-jalan seperti ini bawaannya lapar melulu. Maka  nongkrong di pantai saat itu acara resminya adalah masak, ngemil, dan mengobrol. 


Waktu semakin beranjak petang. Kami pun memutuskan untuk kembali ke Jembatan II Barelang dimana kami memulai perjalanan pagi tadi dan memarkir kendaraan di sana.






32 comments:

  1. Pengalaman yang indah dan perjalanan yang wow . Kapan kapan mau ikut ah. Kelong mau lihat. Penasaran

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak kelong di perairan Batam sini Mbak. Seru bisa nginap di kelong.

      Delete
  2. Wah, ternyata di kepri banyak pulau yang keren-keren ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangankan Kepri, di Batam juga banyak Pak.

      Delete
  3. Asri banget tempatnya, ya? :D Pengen melancong ke sana deh. "D

    ReplyDelete
  4. Ternyata di Batam banyak tempat wisata yang keren, ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak lokasi wisata alami tepatnya. Karena pulau-pulaunya saja banyak lebih dari 300an pulau Mbak.

      Delete
  5. Cantiknyeee pemandangan Pulau Awi, Batam memang banyak banget ya pulau pulau yang elok, kalau di lihat dari atas seperti hamparan buih, berserakan yang ternyata adalah pulau pulau kecil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, kalau dari pesawat terbang gitu tampak bergerumbul sambung menyambung.

      Delete
  6. Baru dengar ada pulau awi...
    Sebagus bisa berlibur ke pantai..yang masih asri dan tenang ya mba..

    Damai aja ngeliatnya..

    ReplyDelete
  7. Wah pemandangan pantainya bagus sekali, pasirnya putih ya. Aku suka pantai yang pasirnya putih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, pasirnya putih dan masih bersih.

      Delete
  8. Mba lina kelong apa sih? Aku kok baru denger yaa *kudet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kelong itu bangunan tempat menjaring ikan Mbak Ophi. Jadi nelayan gak susah-susah pergi melaut tinggal pasang jaring dan perangkap di kelong esok lusa sudah dapat ikan banyak nempel di jaring.

      Delete
  9. Pulau Awi bakal segera jadi destinasi para wisatawan nih melihat gambar dan suasananya yang asyik banget...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah dikelola sih Mbak, namun belum begitu terekspos.

      Delete
  10. Beautiful sceene... Kayak pemandangan di film2 holiwood deh. Btw gak serem kah naik perahu kecil kek gitu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enggak Mbak, kami sudah biasa. Lagian ada pelampung disediakan sama yang punya perahu.

      Delete
  11. Pulau Awi itu berpenghuni atau tdk mbak Lina? Atau cuma pulau utk tujuan wisata aja? Bisa menginap di sanakah?
    Wah itu restonya ada di tengah laut gtu ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya tidak berpenghuni Mbak. Adapun yang tinggal di sini yang jaga saja.

      Dan tampaknya sudah mulai dikelola oleh pihak swasta. Namun sewaktu ke sini saya tidak berjumpa dengan seorangpun petugas.

      Itu kelong bukan resto. Tempat nangkap ikan.

      Delete
  12. Seru banget mba jelajah pulau kayak gini. Puaaas liat laut dan pantai. Sesuatu yg selalu kurindukan. Huhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku kalau kangen laut atau pantai tinggal jalan aja sendiri. Sudah sering banget gitu. Karena bebas pergi sehari bisa kembali ke rumah. Tapi kalau kangen gunung ini yang susah karena harus berhari-hari pergi.

      Delete
  13. Kelong itu rumah mengambang? Lucu...warna warni

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kelong itu tempat menangkap ikan Mbak. Ada juga yang ternak ikan. Beberapa bulan sudah bisa panen.

      Delete
  14. batam ini indah sekali, island hopping tak habis-habis :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Om Ded, ratusan pulaunya. Takkan habis untuk dijelajahi hingga tutup usia kayaknya. Sini main ke Batam!

      Delete
  15. gak nyangka kalo seindah itu, jadi pengen kesana hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak yang indah di Batam loh. Sini-sini kalau suka laut dan pulau-pulau.

      Delete
  16. Kelong! Kayaknya asyik deh main di sana, ngobrol sama laut dan angin #wetseeeh wkwkwkw.

    Pasir pulau Awi putih bersih, ya Allah saya kangen mantai /curhat wkwkw
    hmmm bu, sepertinya itu ada foto yang oversize heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahaha kayak saya curhat sama laut, angin, dan pantai.

      Iya fotonya kebesaran, sudah saya edit.

      Makasih sudah berkunjung. Kecup basah :D

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...