VPS untuk Hosting Website

Sebagai blogger tentu kita sudah familiar dengan kata domain dan hosting. Dua hal yang setiap tahun atau bulannya paling sering diperpanjang oleh para blogger. Untuk domain mungkin lebih banyak blogger paham, namun hosting sepertinya hanya sebagian saja yang menggunakan yang benar-benar memahaminya.


Nah di tulisan kali ini, izinkan saya mengupas beberapa hal mengenai hosting sekalian kita dapat belajar untuk meng-upgrade pengetahuan bersama-sama, siapa tahu teman-teman di sini ada yang sedang ingin memiliki hosting sendiri, tidak menumpang pada hosting blogger atau hosting gratis lainnya.
 
VPS untuk Hosting Website
VPS untuk Hosting Website


Pengertian Domain dan Hosting


Domain dan hosting adalah 2 hal yang berlainan, namun keduanya dibutuhkan untuk membuat sebuah website. Bahasa sederhananya tentang perbedaan domain dan hosting bisa diibaratkan sebuah rumah atau tempat tinggal. Rumah tersebut tentu saja berada di sebuah lahan atau tanah yang juga memiliki alamat. Tanah atau lahan tersebut bisa disebut sebagai hosting. Dimana di tanah tersebut teman-teman bisa meletakkan bangunan serta isi-isinya. Alamat rumah ibarat sebuah domain, dimana kalau ada orang mencari rumah kita, maka kita akan memberikan alamat rumah tersebut. Secara definisi, hosting adalah tempat penyimpanan data website sementara domain adalah alamat dimana seseorang/organisasi menyimpan data website.

Lantas secara definisi, apa itu hosting? Hosting adalah tempat untuk menaruh segala data-data yang ada di website. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, website bisa berisi berbagai macam gambar, video, tulisan, plugin, script, atau lainnya. Jadi, saat website kita dibuka oleh orang lain, maka data-data yang ada di website akan langsung ditampilkan. Jadi hosting merupakan layanan penyimpanan data secara online yang dalam pembayarannya bisa bulanan dan tahunan.

Fungsi hosting pada umumnya adalah untuk keperluan penyimpanan data website. Ada banyak jenis web hosting seperti shared hosting, dedicated hosting, VPS hosting, WordPress hosting. Dari beberapa hosting ini tentu ada kelebihan dan kekurangan masing-masing, namun jika trafik blog teman-teman sangat tinggi, atau memiliki perusahaan dengan karyawan yang menghendaki akun email perusahaan maka lebih disarankan untuk menggunakan VPS hosting.

Mengenal VPS Hosting


Virtual Private Server (VPS) adalah sebuah server pribadi yang seluruh sumber dayanya hanya dapat digunakan oleh satu user saja. Penggunanya memiliki kendali penuh terhadap semua konfigurasi-konfigurasi dari sumber daya yang ada pada Virtual Private Server tersebut.

VPS hosting merupakan layanan hosting yang paling banyak digunakan untuk meng-online-kan website karena lebih aman. Konfigurasi keamanan dikelola secara penuh oleh pemilik VPS sehingga bisa memodifikasi konfigurasi keamanan yang lebih ketat dibandingkan dengan yang ada di shared hosting. Dengan VPS, kita dapat akses ke root sehingga memungkinkan untuk melakukan pengaturan sesuai kebutuhan.

VPS bersifat private karena si pemilik memiliki kendali penuh. Selain itu, ia juga memiliki akses root-level yang sama, seperti saat seseorang menyewa dedicated server meski harganya lebih terjangkau. Umumnya para penyedia hosting sering menawarkan paket unlimited hosting guna menarik calon pembeli. Namun apakah unlimited hosting tersebut benar-benar unlimited? Ini menjadi pertanyaan penting yang perlu kita kupas tuntas.

Unlimited Hosting Tidak Benar-Benar Unlimited


Ketika web hosting menggunakan kata “unlimited” untuk mengatakan bahwa pengguna akan mendapatkan “unlimited disk space” atau “unlimited bandwidth” sebenarnya itu tidak sepenuhnya benar. Kata “unlimited” biasanya memiliki definisi dan makna lain, tergantung dari kebijakan masing-masing web hosting.


Berdasarkan paragraf di atas, maka dapat kita simpulkan bahwa sebenarnya Hosting Unlimited tidak benar-benar unlimited karena hositng unlimited dibatasi dengan jumlah inode. Tidak hanya itu saja, hosting unlimited juga dibatasi dengan syarat & ketentuan dari hosting provider. Semua penyedia jasa hosting tentu akan menerapkan aturan bahwa hosting unlimited tidak boleh digunakan untuk dijadikan file hosting, image hosting, movie hosting, dan sebagainya. Jadi, jika teman-teman mempunyai web streaming atau web download, tentu tidak diperbolehkan menyimpan file atau film pada hostingnya.


File yang diizinkan masuk ke hosting hanyalah file-file standard website (PHP, CSS, HTML, Javascript dan Gambar yang sudah di-compress). Padahal untuk file-file tersebut berukuran sangat kecil, yaitu kisaran 1-50 KB saja. Misalkan setiap file memiliki rata-rata ukuran sebesar 10 KB, maka sebenarnya space yang kita dapatkan hanya sebesar 1 GB saja! (limit 100.000 inodes).


Selain itu, jika teman-teman membeli hosting unlimited di tempat yang kurang terpercaya, mereka bisa seenaknya melakukan suspend pada akun teman-teman jika dirasa membebani disk space server. Jadi apakah Hosting Unlimited itu benar-benar Unlimited? Jawabannya adalah tidak!


Unlimited Hosting Terbatas di Inode


Hosting unlimited adalah layanan hosting di mana tidak terdapat pembatasan pada penggunaan diskspace hosting, tetapi pembatasan dilakukan dengan sistem inode. Inode sendiri merupakan struktur data yang digunakan untuk menyimpan informasi tentang file di hosting. Mudahnya, inode adalah banyaknya file dan folder dalam hosting. Misalkan teman-teman memiliki 20 files dan 20 folder, maka itu artinya telah menggunakan 40 inodes.

Pada umumnya hosting provider memberikan batasan inode sebesar 100.000 sampai dengan 750.000. Dengan jumlah 10.000 inode, teman-teman dapat menyimpan file sebanyak:

1. Pilihan 1: file sebesar 1 KB sebanyak 100.000, file dan space sebesar 100 MB
2. Pilihan 2: file sebesar 10 KB sebanyak 100.000, file dan space sebesar 1000 MB
3. Pilihan 3: file sebesar 10 MB sebanyak 100.000 dan file space yang didapatkan sebesar 10.000 MB


Di sini dapat disimpulkan bahwa besar space hosting yang bisa digunakan itu tidak bisa dipastikan karena perhitungannya tidak menggunakan batasan disk space tetapi berdasarkan inode. Jika kita memiliki file berukuran besar-besar, maka akan mendapatkan disk space yang besar. Tetapi jika file berukuran kecil-kecil, maka teman-teman akan mendapatkan disk space yang kecil.


Apa itu Inode?


Inode adalah struktur data yang digunakan untuk menyimpan semua informasi file pada akun hosting. Inode bisa berisi folder, file, gambar/foto dan apapun file yang diupload dalam panel hosting. Setiap akun hosting memiliki batasan jumlah inode tergantung besar kecilnya hosting. Contoh saja dalam satu folder terdapat 10 gambar dan satu file, maka jumlah inode yang terhitung adalah 12 inode. Jadi setiap folder, file dan sejenisnya dihitung satu.


Saat inode sudah mencapai batasnya, website tidak bisa berfungsi seperti sebelumnya. Website masih bisa digunakan seperti biasa, tetapi untuk aktivitas penambahan file tidak bisa dilakukan. Solusi yang bisa dilakukan adalah dengan menghapus beberapa file yang dirasa tidak perlu atau melakukan upgrade kapasitas hosting yang lebih besar.

Pilih Hosting yang Cepat dan Jujur


Web Hosting merupakan media penyimpanan data sebuah website yang dilakukan secara online dimana data website seperti tulisan, gambar atau video akan disimpan di dalam sebuah server yang aman dan selalu aktif selama 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu.

Kualitas hosting yang teman-teman pilih sangat menentukan sukses atau tidaknya sebuah website. Oleh sebab itu memilih hosting harus cermat dan tepat. Jangan asal pilih hosting. Pilihlah yang memiliki layanan cepat serta jujur dalam memberikan paket hosting dan layanan lainnya. Pilihlah layanan hosting dengan harga terjangkau dan berkualitas sehingga website dapat diakses secara cepat oleh pengunjung.

Untuk memilih hosting murah yang terbaik untuk seluruh kebutuhan teman-teman alangkah bijaknya jika menggunakan web hosting dengan SSD berperforma tinggi dalam infrastruktur Cloud. Hal ini bisa teman-teman peroleh di DomaiNesia.

Ada banyak pilihan paket hosting murah yang unlimited bandwidth di DomaiNesia. Seperti Hosting Extra yang sangat sesuai untuk teman-teman yang baru pertama kali membuat website atau blog personal.

Selain itu ada Hosting Super dan Hosting Monster dimana tersedia fitur akses SSH yang dapat menampung unlimited website (addon domain). Dengan tersedianya akses SSH, teman-teman bisa lebih mudah mengelola website.

Apabila teman-teman ingin membuat toko online, website perusahaan, atau website forum bisa memilih Paket Hosting Bisnis. Mulai dari Hosting Mikro sampai dengan Hosting Extra. Kenapa? Karena Paket Hosting Bisnis memiliki spesifikasi CPU Core dan RAM yang tinggi.

Hosting jenis ini juga cocok digunakan oleh para programmer yang menguasai bahasa pemrograman karena tentu saja hosting ini akan digunakan untuk men-develop/memoggram website atau membuat aplikasi dimana membutuhkan bandwith dan space yang luas.


1 komentar :

  1. Buat blogger ini penting banget, ya, apalagi untuk meningkatkan kualitas blog hemm. Harus jungkir balik nentuin hosting, teima kaish infonya, sangat bermanfaat.

    BalasHapus

Halaman ini dimoderasi untuk mengurangi spam yang masuk. Terima kasih sudah meninggalkan komen di sini.

Made with by Lina W. Sasmita