Tips Dekorasi Sederhana untuk Kamar Anak

Ketika anak masuk usia sekolah, mereka mulai mengenal dunia baru, mulai berhubungan dengan orang-orang di luar keluarganya dan mulai mengenal suasana baru di lingkungannya.



Mengenal banyak teman, tentu kita akan mengenal playdate, yaitu mengajak teman bermain ke rumah. Lalu saat anak bermain ke rumah, akankah mereka betah dengan suasana ruangan anak kita? Termasuk dia sendiri. Hal ini perlu kita perhatikan juga.

Biasanya, yang membuat anak dan teman-temannya tidak betah adalah dekorasi rumah yang begitu membosankan, tidak ada mainan dan desain yang terlalu dewasa.

Menurut portal global jual rumah Lamudi.co.id, bagi Anda yang saat ini baru pindah ke rumah baru. Ada baiknya untuk memikrikan dekorasi khusus kamar-kamar anak pasca menyelesaikan transaksi jual rumah. Nah, kita sebagai orang tua harus pandai dan kreatif dalam mendekorasi kamar supaya anak dan teman-temannya betah bermain di sana.


1. Hindari Furnitur Kaca
Namanya anak kecil, senang bermain seperti lari-larian, menggulingkan barang ke lantai hingga loncat-loncatan. Bahaya sekali jika kita meletakkan furnitur dengan material kaca. Ketika anak sedang bercanda dengan temannya, kemungkinan besar akan mengenai furnitur tersebut dah pecah dan membuat si anak terluka. Sangat salah sekali ketika Anda memfokuskan dekorasi penambahan furnitur pasca menyelesaikan transaksi jual rumah kepada furnitur-furnitur tersebut. Dibanding kaca, disarankan untuk memilih furnitur kayu jati. Selain kuat dan tahan lama, furnitur berbahan dasar kayu cenderung lebih aman dibanding furnitur kaca.


2. Letakkan Papan Tulis Besar
Selain lincah, di umur yang sedang berkembang, rasa penasaran anak pun pasti mulai terlihat. Menggambar dan menulis adalah aktivitas alami yang pasti akan terjadi di masa-masa tersebut. Terkadang, jika kita teledor mengurus perilakunya, Anak akan menumpahkan aktivitas tersebut pada beberapa medium seperti tembok atau kertas. 
Jika kita menemukan anak mencoret-coret tembok sudah pasti akan membuat Anda jengkel karena akan mengganggu keindahan rumah. 

Padahal kita harus membiarkannya mencoret-coret tembok supaya bisa melatih kreativitas, menjadi pribadi yang lebih ekspresif, membantu perkembangan motorik, membantu cara memecahkan masalah, dan tentunya membantu mengembangkan imajinasi.  

Jika Anda saat ini tinggal sementara pada sebuah hunian dengan niat untuk pindah ke tempat lain, entah membeli unit jual rumah baru atau pulang ke rumah orang tua, hasil corat-coret anak Anda tentu akan menyulitkan Anda saat jual rumah Anda ke pasaran. Jika tidak dibersihkan sebelum memasarkannya, mungkin calon pembeli hunian Anda akan merasa tidak selera.

Untuk meredam perilaku seperti itu, solusi orang tua yang paling baik adalah memberikan medium lain untuk menulis seperti papan tulis yang besar. Ada baiknya juga tempatkan papan tulis besar tersebut di area tempat ia biasanya bermain.


3. Beri Nama pada Furnitur 
Memberi gambar serta nama dari barang tersebut dapat membuat anak lebih mengenal funtsi dari barang tersebut. Selain mengenalkan nama barang, tulisan-tulisan yang ada juga berfungsi untuk lebih memperkenalkan abjad. Sangat baik diaplikasiakan sedari anak Anda masih berusia di bawah lima tahun. 

21 comments :

  1. Iiih, cantiiikkk banget dekorasi rumahnyaaaa
    Aku suka aku sukaaaaa
    Kalo punya anak cewek, gemayyy bgt sih pake dekor pinkyyy
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  2. Ini keponakan aku suka banget main di rumah temannya, karena mainannya lebih banyak daripada di rumah sendiri, jadi betah banget kalau abis pulang sekolah trus main bareng temennya, cuman di kamar anak aja mereka udah happy banget hehhee
    Makasih untuk tips dekorasinya ya mbak

    ReplyDelete
  3. Itu cantik bgt kamarnya yaaa. Anakku lagi propose untuk mendesain dan menata kamarnya sendiri. haha. Masih menunggu rezeki untuk mewujudkan. Melihat ini jadi semangatttt

    ReplyDelete
  4. Wah betul juga ya hindari furniture kaca karena anak kecil suka lari-lari. Duh jadi ingat anakku, waktu TK dulu, pas mudik ke rumah neneknya, lari-larian dan kena pinggiran pintu, jadi luka hiks.

    ReplyDelete
  5. wah emang penting banget nih buat kenyamanan anak2.. kaca ini klo gak ada emang aman banget dah. tapi klo butuh ngaca ngacir dulu ke kamar ibuknya ya. hehe

    ReplyDelete
  6. Waktu anak-anak saya masih kecil, saya gak berani kasurnya dikasih tempat tidur. Langsung di lantai gitu. Eh, kebawa kebiasaan itu sampai sekarang :D

    ReplyDelete
  7. Dekorasi kamar anak ini memang harus banget disesuaikan dengan karakter si anak, karena anakku laki-laki jadi pemilihan warna dan pernak-pernik memilih warna yang teduh

    ReplyDelete
  8. Dekorasi kamar anak emang menyenangkan ya mba, banyak inspirasinya di pinterest. Aku masih harus sabar nih buat ngumpulin duit hehehe

    ReplyDelete
  9. Aku dulu waktu anak-anak mesih kecil, juga pesen papan tulis besar untuk mereka jadikan tempat berkreasi. Tapi cepet bosan juga sih, jadinya emang aku siapkan juga teman belakang rumah dengan bikin kolam ikan. Sukses deh ikannya diuber-uber tiap pulang sekolah, hahahaa

    ReplyDelete
  10. Lucu banget dekorasi nya. Pink putih buat anak cewek. Coba kamar anakku seluas itu ya. Hehe

    ReplyDelete
  11. Sejak punya anak aku juga gak pernah punya furniture kaca, baru2 ini aja punya meja kaca pas anak-anak udah lebih besar, Dekorasi anak perempuan yang pinky aku suka banget sayang gak ada anak perempuannya :)

    ReplyDelete
  12. Kamar impian Nailah banget tuh, sayangnya belum ada dana buat merenovasinya hihi alhamdulillah doa betah di kamarnya,menata barangnya sendiri

    ReplyDelete
  13. Masya Allah itu keren banget desain kamar anaknya.
    Pasti bikin betah ya!

    Sepakat, sebaiknya menghindari furnitur kaca.
    Karena resikonya tinggi, apalagi pas si kecil di masa eksplor, yang ingin tahu tentang apa saja

    ReplyDelete
  14. Dari dulu mpe sekarang rumahku ga ada furnitur dari bahan pecah belah sama sekali. Soalnya ya, baik si sulung maupun si nomer dua, teman-temannya pada hobi main ke rumah kami. Acak-acakan, sembrono dan heboh pokoknya kalau pada main. Jadi emang sengaja ga dikasih barang-barang yang sekiranya bakalan pecah dan mengundang amarah si nyonya rumah kalau misal rusak hahahaa...

    ReplyDelete
  15. Kalau papan aku masih taruh di ruang keluarga, maksudnya biar bisa dipakai bareng-bareng, kan ibunya juga pengin coret-coret,hahaha.

    ReplyDelete
  16. pasca kena banjir, kamar anak gak aku apa-apain , cukupbuat istirahat saja. zona bermain dan belajar ku letakan di ruang tengah dan kualihkan main di teras, hihihi. teman2 anak2 betah sih apalagi klao ada wifi, hahaha. btw itu kamar fotonya cakep banget, kalo anak aku bertahan ga lama, berantakan lagi

    ReplyDelete
  17. Gemes banget ya kamarnya.. Moga2 nanti aku ada rejeki ya bisa punya rmh seperti itu untuk dekorasi anak

    ReplyDelete
  18. Aku baru tahun inilah bisa menata rumah dengan agak serius. Yang kecil udah usia 4 tahun jadi udah bisa dibilangin. Suka liat ide2 desain kayk gini

    ReplyDelete
  19. keren banget mbak dekorasi kamar anaknya ya, simple dan anak-anak banget. Memang ya kamar anak itu harus banyak space agar anak enggak mager. Sangat bermanfaat tipsnya, terima kasih
    ---bundadzakiyyah[dot]com---

    ReplyDelete
  20. Wah rumah abis dicoret coret si bontot

    ReplyDelete
  21. Penting banget ya mba mengatur ruang bagi anak biar mereka betah belajar dan bermain di kamarnya...

    ReplyDelete

Halaman ini dimoderasi untuk mengurangi spam yang masuk. Terima kasih sudah meninggalkan komen di sini.

My Instagram

Made with by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates