Kuliah Online Bareng Asus ROG Phone 6

Saya seorang ibu dari dua putri yang lahir dalam kurun generasi yang berbeda. Yang pertama lahir sebagai Gen Z dan yang kedua lahir sebagai Gen Alpha. Saya juga seorang pekerja full time di sebuah perusahaan swasta asing yang bergerak di bidang manufaktur di Kota Batam.


Kalau sedang rajin dan tidak terdistraksi oleh handphone, biasanya waktu luang diisi dengan ngeblog dan bikin konten untuk media sosial instagram, tiktok, youtube, twitter dan kadang-kadang facebook. Terkadang sibuk membaca grup-grup whatsapp yang isinya random banget. Mulai dari grup komunitas blogger, keluarga, alumni sekolah, traveling, dll.


Kegiatan terbaru dalam setahun terakhir yang saya jalani adalah kuliah lagi. Setiap hari dari Senin sampai Jum'at, sepulang dari bekerja. Di luar itu, saya masih sempat ikut arisan bulanan, lari pagi atau sepedaan keliling kompleks tiap akhir pekan.


Keinginan kuliah mengambil S2 sudah lama saya diskusikan dengan suami. Dia sebenarnya sangat mendukung namun karena belum menemukan waktu yang tepat, saya terus saja mengundur, mengulur, dan menyia-nyiakan waktu.


Ketika pandemi Covid-19 berlangsung, saya tidak kemana-kemana selain bekerja dan mengurus balita. Ada rasa kosong melompong dalam pikiran. Otak terasa kopong. Ketika menghadap laptop untuk menulis, saya bingung mau menuliskan apa padahal ada belasan ide catatan perjalanan yang belum saya tuliskan. Atau ada banyak luapan perasaan tentang hari-hari bersama Si Bayi yang menakjubkan.

Kuliah online bareng Bayi

Sepertinya otak saya mendadak mandul. Pandemi, selain membuat saya tidak kemana-kemana juga membuat saya menjadi bodoh. Sungguh saya tidak tahan. Saya ingin pengetahuan baru. Saya haus ilmu. Apa pun itu, saya hanya ingin berdiskusi, berinteraksi dan bertukar fikiran.


Ketika iseng bertanya kepada satu rekan di grup whatsapp, ia merekomendasikan saya untuk berkenalan dengan seorang ketua program studi di Politeknik Pariwisata Batam. Kami whatsapp-an beberapa menit, saya langsung klik dengan jurusan Manajemen Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Terlebih perkuliahan akan dilaksanakan secara online. Rasanya seperti menemukan momen pas di waktu yang tepat. Sebagai blogger yang suka menuliskan tema tentang wisata dan jalan-jalan, rasanya pas banget kalau mengambil jurusan ini.


Setelah meminta izin kembali kepada suami yang tentu saja dia langsung menyetujuinya, keesokan harinya saya menyiapkan berbagai dokumen untuk pendaftaran. Sehari kemudian saya sudah kuliah. Wkwkwk... secepat itu prosesnya.

Drama Kuliah Online

Setahun masa perkuliahan diwarnai oleh segudang drama. Setiap hari kuliah hanya dapat menggunakan handphone, tidak bisa menggunakan laptop karena langsung diacak-acak sama Dedek Bayi yang sedang lincah dan umur segitu memang sedang lasak-lasaknya.

Kalau sam bayi, boro-boro mau marah yang ada malah gemes pengen menciumi terus. Baru buka laptop, langsung ditutupnya. Buka lagi, tutup lagi, saya buka, dia tutup. Saya buka eh ditutup lagi. Duuh ini bayi sepertinya memang kode minta dikelonin. Buru-buru deh diangkut ke kasur dan terpaksa off camera dulu. Iya kali ngelonin sambil on cam.

Beruntung para dosen cukup pengertian. Ketika Dedek Bayi nangis minta dikelonin, mereka sudah maklum dan mempersilahkan saya menidurkannya. Nah saat ngelonin ini adalah waktu paling krusial antara tetap bertahan melek atau ikut Debay terhanyut ke alam mimpi. Terkadang kalau sedang capek, suara dosen terdengar seperti suara seorang ibu yang sedang meninabobokan. Bikin pulas.

Enak ya kuliahnya online! Celetuk seorang teman. Hmm... sebenarnya ada enak dan nggak enaknya sih meskipun kadar enak lebih besar dibanding tidak enaknya. Enak karena saya masih bisa belajar sambil momong bayi. Enak karena terkadang bisa sambil masak atau kalau dosennya pengertian, kami masih dipersilahkan makan malam dulu supaya nggak telat makan. Ya bayangkan saja, pulang kerja lalu mandi lanjut salat magrib dan tepat jam 19:00 langsung kuliah sampai jam 21:00 WIB. Tidak sempat masak apalagi makan malam.

Tidak enaknya ya karena terus-menerus mengerjakan tugas. Terkadang 1 dosen memberi dua tugas sekaligus. Belum lagi presentasi kelompok. Lalu drama nggak bisa sharing file karena handphone saya tidak support ppt dan sejenisnya. Belum lagi Debay minta diperhatikan, pengen diajak main. Atau tiba-tiba dia bilang, "Bund eek…eek.." langsung deh memboyong debay menuju toilet. Atau “Bund nenen…bund nenen…” Nah kalau ini bakalan lama, saya langsung minta izin offcam karena mau ngelonin.

Terdiam beberapa menit saaat ngelonin bayi, dosen sudah nyariin. “Bu Lina… Bu Lina…. Kemana ya? Waah jangan-jangan sudah berada di alam lain nih” Kata Pak Dosen suatu waktu. Saya pun tergopoh-gopoh meraih ponsel sambil berkata, “Hadir Pak, ini masih menidurkan bayi.” “Oooh masih ada rupanya. Jam segini ngelonin anaknya dulu, nanti malam lanjut ngelonin bapaknya,” Celetuk Pak Dosen enteng sekali. Ya ampuuun Si Bapak ini kok suka bener sih wkwkwk.

Drama lainnya memang soal teknis. Ini tentang handphone yang digunakan untuk kuliah online. Terkadang adaaaa….saja ulahnya. Tiba-tiba di tengah perkuliahan dia suka ngambek, kehabisan baterai. Kalau sudah begini sering kelabakan cari chargeran. Sedikit terlambat ambil saja, wassalam, bakalan tertendang dari kelas. Padahal sebelum kelas dimulai sudah di-charge hingga 75%, ternyata baru 1,5 jam online saja sudah kelelahan.

Selama jam kuliah, kamera dan speaker biasanya nyala terus. Full audio dan video. Ini menyebabkan handphone jadi gampang panas. Masalah lainnya timbul tatkala hujan tiba. Audio atau suara dosen yang mengajar terkadang kurang jelas terlebih lagi jika di tempat dosen sedang hujan juga. Alhasil suka muncul suara-suara aneh, terkadang hembusan angin atau gemuruh entah apa. Apalagi dosen kami jauh-jauh semua, ada yang mengajar langsung dari Bandung, Yogyakarta, dan Bali. Terkadang ada dosen yang mengajar dari Swiss karena sambil pulang kampung ke rumah orang tuanya di sana.

Selama 2 jam penuh menatap layar, kerap membuat mata lelah dan perih. Apalagi kalau dosennya ngebosenin, malah bikin tambah ngantuk. Untung saja tidak ada teman yang jail ketika saya ngantuk dengan men-screenshot layar. Kalau saya yang menemukan itu, jangan ditanya, setiap ada yang ngantuk saya langsung screenshot lalu share di whatsapp grup. Lumayan buat ngakak bareng. Untung saja teman-temannya asyik nggak baperan.

Lama-kelamaan, menggunakan handphone yang sekarang ini menemukan titik kulminasinya. Sementara perkuliahan masih setahun lagi. Si Debay nggak mungkin juga bisa memahami, ia masih piyik dan akan tetap menggunakan tangan lincahnya menutup laptop. Berharap banget memang ada handphone yang dapat mewakili semua keluhan saya di atas. Yang awet baterainya kalau dipakai kuliah, yang tahan banting, yang layarnya nggak bikin sakit mata kalau kelamaan ditatap, yang audio visualnya memang yang terbaik.

Berkenalan dengan ASUS ROG Phone 6

Ketika sedang blog walking, saya menemukan tulisan tentang handphone yang dapat mewakili keluhan yang saya alami selama ini yaitu ASUS ROG Phone 6. Semula baca-baca sekilas saja, lama-kelamaan ada bisikan dalam hati, eh kok bagus ya. Eh kok cocok ya. Wah fitur-fiturnya gila banget. Duuh ini handphone idaman gue banget. Huhu.

Sebenarnya saya sering mendengar ASUS ROG Phone di berbagai media seperti pada saat peluncuran beberapa seriesnya yang seliweran di media sosial seperti facebook dan instagram. Dulu-dulu sih menganggap biasa saja. Tapi kali ini tidak bisa. Saya tidak kuat menahannya untuk tidak terpesona.

Baru baca satu dua fiturnya saja saya sudah jatuh hati. OMG, ini tuh gue banget. OMG, ini tuh HP yang saya butuhkan banget karena menjawab semua keluhan selama kuliah online ini. Bukan hanya para gamer saja yang patut berbahagia, tapi mahasiswa online seperti saya pun akan sangat bangga memilikinya. Peluk jauh ROG Phone 6.

Fitur-Fitur Keunggulan ASUS ROG Phone yang Gue Banget

Memang apa saja sih yang membuat saya merasa klik dengan ponsel gaming ‘buas’ yang satu ini? Nih saya terangin ya. Teman-teman boleh catat baik-baik buat nanti kalau lewat Asus Store bisa lah ngobrol-ngobrol dikit tentang fitur-fiturnya yang keren cadas.

1. Warnanya yang Cool dan Impresif

ROG Phone 6 standar memiliki dua pilihan warna yakni Storm White dan Phantom Black. Keduanya merupakan warna-warna yang cool dan impresif sehingga tampil mengesankan. Sangat tepat untuk segmen anak-anak muda yang menyukai warna hitam karena melambangkan kelahiran kembali dan kehidupan, atau ada juga yang menyebutkan formalitas dan kesuksesan. Sedangkan warna Storm white melambangkan kesan netral. Nah psikologi warna ini yang memang saya sukai.  

Warna Asus ROG
Warnanya Cool dan Impresif 

2. Layar yang Revolusioner

ROG Phone 6 memiliki layar 165Hz untuk visualisasi yang revolusioner. Meskipun kuliah berjam-jam, mata saya tidak akan sakit atau kelelahan lagi karena ROG Phone 6 memiliki fitur kenyamanan dan keamanan dimana layarnya sudah diproteksi dengan Corning® Gorilla® Glass Victus™ yang sangat kuat sehingga melindungi mata pengguna karena terdapat teknologi Eye Care Display. 

3. Baterai 'Monster’ dengan Desain Unik yang Awet

Drama kehabisan baterai saat kuliah tidak akan lagi terjadi jika menggunakan ROG Phone 6 karena baterainya besar dengan 6.000mAh. Mau kuliah online berjam-jam full audio video, handphone-nya nggak bakal nge-drop. Nggak bakalan ngambek karena tahan banting. Untuk pengisian ulang, ponsel ini sudah dilengkapi charger 65W charger yang mendukung Quick Charge 5.0 dan diperkuat teknologi HyperCharge. Dengan kombinasi ini, ponsel bisa diisi penuh dari 0-100 persen hanya dalam waktu 42 menit. Ini berarti pulang kerja bisa langsung ngecharge nggak sampai 1 jam sudah full battery. Yes!

Baterai Asus ROG Phone 6
Baterai Asus ROG Phone 6

4. Performa Tiada Banding

Ketika perkuliahan sedang berjalan atau dalam mengerjakan tugas dan ujian-ujian yang serba terbatas oleh waktu, kecepatan merupakan salah satu kunci dalam kenyamanan dan keberhasilan. Maka performa handphone yang cepat merupakan faktor penting yang menunjang keduanya. Nah ROG Phone 6 yang memiliki prosesor terbaru Snapdragon® 8+ Gen 1 Mobile Platform menghadirkan clock speed CPU yang jauh lebih cepat, yakni 3,2 GHz sehingga menciptakan kinerja CPU dan GPU yang lebih tinggi dengan efisiensi daya CPU yang meningkat 30 persen untuk meminimalisir bottleneck.


5. AeroActive Cooler 6 untuk Pembuangan Panas yang Optimal

 Selama berjam-jam kuliah online, handphone cepat sekali memanas sehingga sangat tidak nyaman dalam menggunakannya. Bahkan saya kerap khawatir kalau tiba-tiba handphone-nya mendadak mati seperti yang sebelum-sebelumnya. Kepanasan sedikit suka tiba-tiba gelap begitu saja. Eh dia pingsan. Namun hal itu tidak akan terjadi pada ASUS ROG Phone 6 Series karena memiliki pembuangan panas yang memainkan peranan yang penting dalam meningkatkan kinerja. Kuncinya ada pada AeroActive Cooler 6 terbaru yang hadir dengan Thermoelectric AI Cooling System yang terintegrasi, berbasis chip pendingin Peltier untuk mengoptimalkan pembuangan panas menurut temperatur CPU. Teknologi ini akan berkomunikasi dengan ROG Phone 6 Series melalui sambungan USB-C untuk menurunkan temperatur permukaan dekat CPU sampai 25°C. Yes, bakal anteng kuliah tanpa beban pikiran kalau begini cara kerjanya.

Game cooler
AeroActive Cooler 6

6. Audio untuk Sound yang Imersif

Yang paling penting saat kuliah itu mendengarkan dosen bicara dengan jelas dan jernih tidak terganggu suara hujan badai yang menerjang hehe. So, Pengalaman sound di ROG Phone 6 sangat baik karena terdapat pengaturan speaker yang canggih dan penyetelan yang luar biasa oleh Dirac. Sistem terbaru ini bertumpu pada dua Speaker Super Linear 5-magnet 12x16 simetris yang didukung oleh amplifier mono Cirrus Logic CS35L45. 

7. Kamera Terbaik Dibanding Ponsel Gaming Manapun

Kamera sangat powerful dengan kamera utamanya di belakang mengandalkan sensor SONY IMX766 50MP. Kamera ini menawarkan mode utama 12,5MP menggunakan filter warna Quad Bayer atau mode asli 50MP. Kamera ini memungkinkan perbesaran 2x lossless asli dalam kondisi pencahayaan siang hari. Ia akan beralih ke zoom digital 2x berdasarkan mode 12,5MP pada kondisi pencahayaan rendah untuk menangkap cahaya yang cukup. Kamera kedua adalah lensa sudut ultra lebar 13MP yang mampu merekam sampai sudut 125 derajat dengan koreksi distorsi secara real time. Sedangkan kamera ketiga adalah lensa makro 5MP. Adapun kamera depan beresolusi 12 MP yang bisa merekam group selfie dalam kualitas tinggi dan melakukan video streaming secara langsung. Initinya ini sangat bagus untuk saya gunakan dalam kuliah online. 


Buat kalian yang mau beli ROG Phone 6 PRO, kalian juga udah mulai bisa pre-order di tanggal 24 Oktober - 10 November 2022. Untuk pemesanan awal ini, kalian akan mendapatkan banyak promo menarik antara lain Free Aero Active Cooler 6 + Devil Case + Exclusive Backpack ROGXONIC Esports selama persediaan masih ada, dengan total keuntungan hingga Rp.2.000.000. Untuk ROG Phone 6 PRO ini bisa kalian dapetin dengan harga Rp 18,999,000 eksklusif hanya di Erafone, Urban Republic, ROG Store, ASUS Online Store, ASUS Exclusive Store, Eraspace dan Tokopedia. Info selengkapnya kamu bisa cek disini ya : https://rog.asus.com/id/phones/rog-phone-6-model/


Nah, kalau buat ROG Phone 6 sekarang udah tersedia di partner-partner penjualan ROG Phone 6 yang bisa kalian dapetin langsung di Erafone, Urban Republic, ROG Store, ASUS Online Store, ASUS Exclusive Store, Eraspace, dan JD.ID langsung dengan harga Rp 10,999,000 untuk variant 8/256GB dan ROG Phone 6 12/256GB dengan harga Rp 13,999,000. So, tunggu apalagi buruan beli sebelum kehabisan!

"Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS ROG Phone 6 Blog Writing Competition di Blog Katerina Travelerien"

 


30 comments :

  1. Dedek bayinya beliin laptop mainan Mba, biar nggak ikut ganggu saat aktivitas, hehehe...

    Dengan ASUS ROG Phone 6 ini bakalan ngebantu banget untuk multitasking banyak pekerjaan ya Mba. Semoga bisa terwujud ya punya hape dari ASUS tersebut...

    ReplyDelete
  2. Oalah adek dan kakak beda jauh banget, ya, tapi ada suka dukanya punya anak cewek yang jaraknya jauh. Apalagi ibunya juga sibuk dengan pekerjaan, agak rungsing masalah mengurus anak di rumah. Hemm agak beda generasinya, si sulung kuliah online dengan handphone. Si bungsi masih gemesin. Mantep ini aus ROG Phone 6 performa dan kualitasnya. Terima kasih informasinya!

    ReplyDelete
  3. Sodara punya smartphone ROG ini, dan beneran performanya aku acungin jempol, apalagi untuk para gamers, kalau baterainya juga awet, bisa lah dipakai kuliah online dan nonton drakor juga, hihihi

    ReplyDelete
  4. Naksir HP ini yang warna hitam, gagah banget deh. Harganya juga sesuai dengan kualitas dan spesifikasinya yang lengkap banget ya. Apalagi baterai sudah 6.000 mAh jadi dijamin kuat dipakai kuliah online berjam-jam.

    Moga sukses ya Kak kuliah onlinenya dan bisa lulus dengan hasil yg memuaskan.

    ReplyDelete
  5. Kalau sudah berbicara dunia online ataupun dunia handphome memang dukung teknologi, dan kapasitas baterai sangat dibutuhkan ya, Kak. Apalagi kalau sampai kuliahnya nyambung terus, duh makin panas hp karena harus sambil on charge.

    ReplyDelete
  6. beruntung sekali saya mba sebelum pandemi alias awal-awal pandemi kuliah saya selesai jadi ga ngalamin kuliah online, entah bagaimana rasanya kuliah secara online dimana tugasnya yang bejibun dan harus banyak diskusi. wajib banget didukung dengan fasilitas yang mumpuni pastinya seperti rog phone 6 ini ya, biar saat kuliah onlinenya kualitas gambar bagus dan jelas suaranya sehingga semua materi dapat diserap dengan baik

    ReplyDelete
  7. Asus ROG mah gak diragukan lagi kualitasnya ya
    Tahan banting banget dah di segala situasi
    Cocok buat semua kalangan, semua profesi
    Buat game, buat foto-foto cantik, buat mendukung aktivitas sehari-hari termasuk kuliah online Asus selalu siap sedia

    ReplyDelete
  8. Membaca drama selama perkuliahan online rasanya jadi pengalaman berharga ya mbak...perjuangan banget antara harus belajar dan mengurus baby. Asus selalu bikin takjub penggunanya ya...terlebih kehadiran ROG phone 6 yang kaya fitur, bener2 membuat kita ingin meminang gadget ini. Apalagi juga menunjang kebutuhan kita...rasanya pas buat yang multitasking.

    ReplyDelete
  9. aku ngerasain juga mba drama-drama kuliah online pas awal pandemi, tiga semester sampe wisuda pun akhirnya ya online semua. Apalagi mba lina sembari ngurus 2 bocil yaaa. emang klo kuliah online gadget sama akses internet jadi kebutuhan utama biar kuliah tetep lancar

    ReplyDelete
  10. Eh ternyata, hp Asus ROG Phone 6 tidak hanya cocok untuk gamers ya tapi banyak kalangan yang memerlukan performa prima dan tahan banting untuk memaksimalkan aktivitas.

    ReplyDelete
  11. Keren banget teh Lina masih kuliah online juga. Hape Asus Rog ga cuma buat main game ya. Bisa dukung aktivitas lain.

    ReplyDelete
  12. Kalau perangkatnya sekeren ASUS sih kuliah online nya dijamin lancar ya bu :D

    ReplyDelete
  13. kameranya menggunakan sensor Sony, wahhh udah pasti dijamin bagus hasil gambarnya
    kalau hape sebagus ini spesifikasinya, udah pasti waktu kuliah online atau buat kerjaan dan ngedit video dijamin nggak bakalan nge-lag ya

    ReplyDelete
  14. Buat daku ponsel ROG ini memang ciamik dan cocok banget nih buat urusan bikin konten maupun belajar online, apalagi baterainya yang mumpuni

    ReplyDelete
  15. Wah keren mbak
    Ditengah-tengah kesibukan mengurus anak dan rumah, masih menyempatkan diri untuk kuliah
    Kuliah online pasti makin mudah dengan perangkat sekece ASUS ROG Phone 6 ini ya mbak

    ReplyDelete
  16. Wah Asus mengeluarkan produk baru lagi, jadi pengen punya juga

    ReplyDelete
  17. Mantep banget tampilannya, apalagi sekarang itu butuh memori yang banyak karena sering foto dan rekam video, belum editnya.... Keren....

    ReplyDelete
  18. Kereen ya bun sesuailah dengan harganyaa...mupengg tapi kok mana tahaan harganya bikin kumenangisss...

    ReplyDelete
  19. memang jaman online gini harus didukung dengan gawai yang maksimal ya biar kita bisa maksimal :) jadi penasaran nih sama produknya ASUS ini

    ReplyDelete
  20. Teteh semoga berjalan lancar ya kuliahnya. Saya masih maju mundur. Kendala terbesar adalah support system yang selalu angin-anginan. Padahal sekarang banyak kuliah online, tapi sayanya yg ogah-ogahan. Dulu ngebetnya minta ampun tapi riweuh gak bisa kemana-mana. Ah dasar ..
    Pakai Asus rog pasti nyaman ya secara kecepatannya emang luar biasa

    ReplyDelete
  21. mantul banget deh kalau kuliah online pake Asus Rog Phone 6, spesifikasinya keren banget

    ReplyDelete
  22. Semoga tak ada lagi drama saat device dibutuhkan untuk kepentingan seperti kuliah online apalagi kalau sudah punya ROV Phone seri satu ini

    ReplyDelete
  23. Wah keren smartphone ASUS ini, spesifikasinya bagus. Kalau pakai ini sih dijamin kuliah onlinenya pasti lancar ya

    ReplyDelete
  24. ROG phone ini emang bagus banget sih, enggak cuma okey buat main game aja, tapi dari segi kamera, audio, itu keren banget. Aku pernah pinjam punya teman, dan emang sebagus itu..
    Di zaman serba online gini, selain jaringan internet yang bagus, gawai juga ngaruh banget.

    ReplyDelete
  25. Untuk memenuhi kebutuhan digital, ASUS ROG phone 6 ini emang mumpuni banget sih ya. Spesifikasinya itu jos dan gak cepat panas juga.

    ReplyDelete
  26. Ikutan kuliah online sebenernya memang lebih nyaman pakai laptop sih, tapi kalau ada handphone yang mumpuni seperti ASUS ROG Phone 6 ini juga boleh banget dipakai kuliah online, yg penting layarnya tajam, audio jelas dan gak gampang panas

    ReplyDelete
  27. kalau udah pakai ASUS ROG Phone 6 ini kuliahnya bakalan jadi makin semangat nih Mbak, secara bisa lebih nyaman pastinya dalam menerima kuliah online ya.
    eheemm, harganya setara dengan laptop ya si ROG Phone 6 PRO itu.

    ReplyDelete
  28. Saya juga pengin deh kuliah lagi. Maju mundur karena punya bayi. Hihi. Apalagi kuliah masih banyak onlinenya ya. Kalau punya gawai sekece ROG Phone 6 ini gak takut lagi hp tiba-tiba mati waktu kuliah online.

    ReplyDelete
  29. Dari tampilannya udah kece banget. Dah nggak diragukan lagi speknya pasti jawara

    ReplyDelete
  30. Nita Juwithafina26 October, 2022

    Suamiku juga naksir dengan smartphone ROG ini, katanya performanya cihuyy, apalagi untuk para gamers, dan baterainya juga awet, tapi ku anulir haha.. biar ga maen game mulu wkwk

    ReplyDelete

Halaman ini dimoderasi untuk mengurangi spam yang masuk. Terima kasih sudah meninggalkan komen di sini.

Made with by Lina W. Sasmita