[5th Wedding Anniversary] Tepat 5 Tahun Kebersamaan



                                                                                                                            Jul 20, '12 5:48 AM
 
Bukan sebuah kebetulan jika hari ini, pertengahan Juli 2012 adalah awal Bulan puasa 1433H bertepatan dengan 5 tahun pernikahanku dengan dirimu. Sebuah kesempatan untuk kita merenung, berfikir, dan muhasabah, tentang hakikat kehidupan. Bulan untuk berlomba-lomba memupuk amal ibadah dan kebaikan. Bulan untuk menyambut maghfiroh dan keberkahan.


Di tanggal ini pulalah aku dan dirimu mulai mengikat janji setia menjadi pasangan suami istri. 5 tahun lalu tepat 21 Juli 2007 Kamu berikrar untuk menikahiku di depan penghulu, para saksi, dan saudara-saudara dari dua keluarga besar. Ada haru, ada bahagia yang tak terkatakan. Setelah berbagai rintangan dan cobaan yang sebelumnya hampir menggagalkan hubungan itu. Menemukanmu kembali adalah berkah bagiku.


Pernah suatu saat dulu, kita menyusuri hutan dalam lebatnya hujan dan terpaan angin kencang. Merayapi jurang-jurang dan bebatuan. Dan, kita berhasil melaluinya. Pun kini dan nanti sejatinya kita dapat melalui rintangan dan cobaan kehidupan yang lebih dari itu semua.


Bersama kita melalui kabut dan badai, memutari gigiran kawah terjal berliku, dan menerabas rimbunnya cantigi yang memerah di puncak Gunung Ciremai, mencumbui kuntum dan putik-putik edelweis di lembah kasih Mandalawangi - Gunung Pangrango, mengagumi lembayung senja di alun-alun Surya Kencana - Gunung Gede. Menapaki jalur menanjak dan curam di Gunung Cikuray. Merenung dan menyimak belaian angin di hamparan rumput tepi danau kawah - Gunung Galunggung, menyesap secangkir teh hangat di pagi yang indah di Pondok Saladah Gunung Papandayan, dan mengobarkan nasionalisme dengan mengibarkan sang merah putih di puncak Gunung Ledang Johor Malaysia.Kini, di hari ini tepat 5 tahun kita menjalani hidup bersama, aku berharap Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya terus-menerus untuk kita agar tetap menjalani hubungan ini dengan penuh kesadaran, kebijaksanaan, kasih sayang dan tetap berpegang teguh pada syariat.


Tak ada yang sama setiap hari. Setiap bangun tidur dan menjelang tidur kembali kita selalu menemukan hal-hal yang baru dalam diri masing-masing untuk terus dibagi bersama. Maafkan aku jika selama ini belum menjadi istri yang solihah seperti yang didamba-dambakan oleh semua para suami. Namun yang pasti aku akan terus berusaha ke arah itu.


Seorang anak manis, pintar, dan menggemaskan kini telah pula lahir dan melengkapi kehidupan kita. Keberadaannya telah mampu menjadi penengah dikala kita berselisih, di saat kita tak menemukan titik temu ketika permasalahan mulai bermunculan. Menjadi penawar dikala hati gundah dan resah, menjadi penyejuk bagi kobaran api dari keegoisan kita masing-masing.


Semoga ia kelak menjadi anak solihah yang berbakti kepada orang tuanya, menjadi anak yang cerdas yang bermanfaat bagi sesamanya, dan menjadi anak yang berprestasi yang menjadi pembela buat agama dan negaranya. Amin.




Love you as always.

Posting Komentar

Halaman ini dimoderasi untuk mengurangi spam yang masuk. Terima kasih sudah meninggalkan komen di sini.

Made with by Lina W. Sasmita