Selamat Datang di Negri Gempa

File Multiply pada 5 Juni 2009 

Selamat Datang di Negeri Gempa Tulisan itu saya baca di sebuah kolom budaya yang ditulis oleh Hoesnizar Hood seorang budayawan Melayu di Harian Pagi Batam Pos. Judul itu menggelitik saya untuk turut mengomentari dan sedikit mendukung pendapatnya.

Ya bagaimana tidak dikatakan negeri Gempa jika dari tahun ke tahun, bulan ke bulan, bahkan mungkin dari hari ke hari yang menimpa dan menjadi topik pembicaraan terbesar di negri ini adalah GEMPA. 

Ya kita memang dekat dengan gempa. Saya sendiripun terus akan dibayang-bayangi oleh gempa. Karena konon saya dilahirkan pada saat gempa, sehingga orang tua memberi nama saya Lina yang berasal dari sebuah kata Sunda "LINI" yang artinya gempa. "Kenapa nggak sekalian dikasih nama Lini aja Pa?" Kataku seakan memprotes Bapak. Seraya berkelakar Bapak pun berkata "Ya nanti kalau dikasih nama itu kamu kena gempa terus dong".

Mungkin perkataan Bapak benar. dan itu menjadi doa bagi saya. Semoga saja saya dijauhkan dari yang namanya gempa. Melihat saudara-saudara kita yang kena gempa saja sudah begitu mengerikan apalagi jika kita benar-benar mengalaminya.


Gempa tidak saja menyisakan kerusakan fisik namun juga luka dan trauma batin yang akan membekas di hati orang-orang yang mengalaminya. Tidak bermaksud meratapi namun hanya ingin memberikan sedikit harapan dan membesarkan hati dengan doa kepada saudara-saudara kita yang ada di Yogya sana. 

Semoga semua ini akan menjadikan cambuk bagi kita untuk lebih berlari dan berlari menuju kepada-Nya. Mungkin kemarin kita hanya diam atau berjalan namun setelah semua terjadi ambillah hikmah yang akan terus mengalir dalam kehidupan ini.

Saudaraku..... seluruh dari kami adalah saudaramu, banyak dari kami yang bersimpati dengan penderitaanmu dan siap membantumu. Bangkitlah songsong hari esok lebih baik lagi. Di sini dari jauh dengan segala doa, kami mendukungmu untuk tetap tegar bertahan dan bersabar. 

Teriring kedukaan yang dalam untuk sahabat-sahabat yang tertimpa musibah Gempa di Yogya.

Lien 

Posting Komentar

Halaman ini dimoderasi untuk mengurangi spam yang masuk. Terima kasih sudah meninggalkan komen di sini.

Made with by Lina W. Sasmita